Minggu, 14 April 2013

PEMILIHAN PARA KEPALA DESA DI BEBERAPA KECAMATAN PADA HARI MINGGU KEMARIN

Photo: Suasana Pilkades di Desa Mandalagiri Kecamatan Leuwisari (Doc:MPP)
Photo : Tradisi "Ngubek Balong" Pemenang PILKADES merupakan Trand Baru yang perlu di Lestarikan "Suasana semacam ini merupakan satu Ikatan Bathin antara Warga Pemilih dengan yang dipilihnya (Suasana NGUBEK balong di Kolam Wawan.Sutisna Kuwu yang terpilih kembali Untuk Desa Jayaputra) Doc:MPP
WAWAN.SUTISNA TERPILIH KEMBALI DI DESA JAYAPUTRA KECAMATAN SARIWANGI

Kabupaten Tasikmalaya Media Perjuangan Penghubung:
Hari Minggu Kemarin (14/04/2013) Para Kepala Desa di berbagai Kecamatan "Telah Dipilih" Salah satu yang Wilayah Desa yang melakukan Pemilihan Kepala Desanya adalah Kecamatan Sariwangi yakni Desa Jayaputra .
Warga dari Desa yang merupakan Daerah termaju di bidang Pertanian dan merupakan Daerah ter-bagus Siklus  keberadaan Air bersihnya tersebut hanya Menampilkan 2 Orang Calon Kades
, hampir kesemuanya Wajib pilih di Desa tersebut "Hadir melaksanakan Haq dan Kewajibannya" sebagai Warga yang baik dengan melakukan Pemilihan langsung Kepala Desanya , salah seorang Warga Wajib pilih memberikan Keterangannya Kepada Media " Saya datang ke arena Pilkades Desa saya ini sebagai wujud rasa Cinta saya kepada Pemerintahan Desa dan lebih jauhnya lagi saya perlu seorang pemimpin yang bijak dalam mewujudkan pemerintahan Desa  kami ini" Ujar Atep (32).
Camat Sariwangi Aa Khoerudin menyampaikan Aplaus melalui Pernyataannya " Pemilihan Kepala Desa di Desa Jayaputra ini merupakan Pemilihan ter-sukses di Kecamatan kami, saya sebagai Camat sangat bangga kepada Warga Desa ini yang berduyun-duyun sengaja datang atas Dasar kesadaran Warga masyarakat sendiri yang telah sadar bahwa Pemilihan per-enam Tahunan ini adalah sangat penting untuk Kemajuan Desanya sendiri" Jelasnya.
Dalam Pemilihan tersebut Kemenangan Mutlak di Peroleh oleh Wawan.Sutisna (Calon Incomebent) dengan Suara Sah 888 , dari  Suara yang masuk 1730 .
Dengan Perolehan angka Kembar tersebut Wawan.S tetap di percaya Warga Desa Jayaputra menduduki Tampuk kepemimpinan untuk memimpin Desa nya selama Enam tahun kle depan Periode 2013-2018 mendatang.
Wawan.Sutisna ketika di temui di Rumahnya tidak banyak berkomentar , namun ia menyempatkan memberikan pernyataannya kepada Media " Al-hamdulillah Do,a dari Rekan-rekan semua saya di percaya kembali oleh Warga kami" Ucapnya lirih.
Di lain tempat , di Wilayah Kecamatan Leuwisari (Kecamatan Tetangga Sariwangi) terjadi Pemilihan yang Alot antara Empat kandidat Calon Kepala Desa Mandalagiri , dengan Usungan empat Calon itu Nomor Urut 4 Adalah pemenangnya Atas Nama Endang.H dan berhasil menyingkirkan salah satu Saingan terberatnya Dadi Leo yang terpaut beberapa Angka Suara , Dadi Leo ketika di Hubungi Media melalui Telepon Genggamnya menyatakan " Saya terima Kekalahan kami ini, kekalahan ini adalah Kemenangan Bagi Warga Desa Mandalagiri ini yang telah memilih Para Calon dengan Pilihan Demokratis dan ber-tanggung jawab"Ujarnya.(Rizal)   
 

Sabtu, 13 April 2013

DESA KAWUNGSARI KECAMATAN SALAWU SALAH SATU DAERAH (DESA) TERTINGGAL DI WILAYAH PEMKAB TASIKMALAYA

Photo: Kepala Desa Kawungsari Kecamatan Salawu Arum.S Doc:(MPP)
Kabupten Tasikmalaya Media Perjuangan Penghubung:
Desa Kawungsari Kecamatan Salawu merupakan Sebuah Desa tertinggal dan terparah Infrastruktur Jalannya di Wilyaha Kabupaten Tasikmalaya " Hal tersebut dinyatakan Kepala Desa Kawungsari Arum.S ketika di temui Media di Kantor Desanya.
Hal tersebut dinyatakan Arum sesuai dengan keadaan dan Keberadaan Infrastruktur di Desa yang di hapit oleh Pegunungan dengan Struktur Tanah tebing-tebing Curam yang "apabila" mengunjungi wiyah Desa itu  menggunakan Roda Dua , akses jalan yang di lalui seakan gambaran Mimpi Buruk yang tak berujung (Parah dan Jelek),Begitulah Kriteria Infrastruktur Desa dengan 7 kedusunan dari 28 ke-RT-an tersebut, jumlah penduduk  di Desa yang 97% nya sebagai Buruh dan Petani itu, di perkirkan Warga Desa itu sebanyak  5200 -an Orang (Golongan Anak-anak,Dewasa Laki-Laki&Perempuan).
Desa Kawungsari tersebut terletak (kurang lebih 7 Km) Dari Pusat Pemerintahan Kecamatan setempat, dan sekitar 14 Km dari Pusat Pemerinthan Kabupaten Tasikalaya di Singaparna ,Desa tersebut berbatasan langsung dengan Dua Desa tetangganya satu Kecamatan yakni Di sebelah Barat daya Berbatasan langsung dengan Desa Kutawaringin dan Desa Tanjungsari Kecamatan yang sama (Salawu).
Gambaran Infrastruktur (Salah satu) Katagori Jalan terjelek dan Tertinggal itu patut di sandang Oleh Daerah tersebut,ketika kita akan Masuk ke Arah Pusat Pemerintahan Desa itu ada Tiga Alternatif Pintu Masuk , yang pertama Kita bisa masuk dari Desa Sundawenang mengikuti Alur Jalan Kampung yang kecil (Sekitar 2 Miter) dan dengan Badan jalan yang di taburi Bebatuan koral hasil Swadaya Warga Masyarakat 15 Tahun yang lalu dan keberadaaannya kini telah rusak disamping banyak lobang-lobang tanah dan mengkhawatirkan pihal pengguna Jalan (Roda Dua dan Roda Empat), apabila Hujan turun Rintik-Rintik maka dibutuhkan Keterampilan Khusus mengendarai Motor dan Mobil untuk sampai ke Pusat Desa Kawungsari tersebut karena jalan yang di lalui termat licin dan terjalnya jalan,Yang kedua kita bisa masuk dari Desa Kutawaringin Kecamatan yang sama dengan Memakai Kendaraan Bermotor "nsya lloh kita sampai" Ujar salah seorang Warga yang tidak mau Namanya di tulis sambil tersenyum masam penuh makna. Yang ke-Tiga jalan tembus ke Desa Kawungsari itu kita bisa masuk dari Jalan Perkampungan Wilayah Desa Tanjungsari , lebih parah lagi Keberadaan Pitu masuk dari Desa tersebut ,salah seorang Warga Mahmud (43) menyatakan " Jangan coba-coba membawa Mobil bagus ke Desa Kawungsari, kalau tidak tahu medan jangan-jangan Kendaraan anda jadi Barang Rongsokkan karena bia tak terlatih saya hawatir Mobil akan masuk Jurang"Jelasnya mengingatkan.

POTENSI YANG DI MILIKI:

Dari data Manual Desa tersebut merupakan Desa yang Potensial untuk Pertanian Jenis Cabe dan Tanaman-tanaman Sayuran yang bila di kembangkan akan merupakan Produktifitas Positif Warga Desa itu, karena secara nyata di Daerah tersebut terlihat Konsentrasi Warga Petani Cabe di setiap Sudut Tanah Warga setempat, untuk Pertanian Jenis Padi Warga Menanam nya di Tanah-Tanah lahan dengan Katagori Tanah Curam dan tanah Labil yang cendrung "Apabila"Hujan deras dengan Insensitas Hujan Katagori Sangat Deras akan menimbulkan Longsor , karena Tanah persawahan di daerah itu 80% nya adalah tanah bedeng-bedeng (Atas - Bawah) dan menyerupai Umpakan-umpakan tertata rapih .

POTENSI YANG BISA DI KEMBANGKAN SEKTOR PENDUKUNG:
 Arum.S sebagai Kepala Desa Kawungsari -pun punya mimpi dan Rencana , berikut pernyataannya kepada Media,
"Bila kita akan mensiasati Daerah ini jadi sebuah Desa yang akan mengembangkan Daerah Wisata Alam atau Wisata Belanja "Sayur-Mayur" maka akan sangat mendukung sekali dan saya Punya Angan-angan yang entah kapan akan terwujudnya , karena saya hitung-hitung "Mimpi" saya itu akan menghabiskan Anggaran Milyaran Rupiah , yang jadi Beban Mimpi saya itu saya bertanya kepada Diri saya Pribadi "Dari mana Dana Puluhan Milyar di Dapatkan Oleh kami guna Menyulap Desa ini sebagai Desa yang Potensi alam yang indah ini bisa di jual dengan Daya Dukung Alam kami yang indah ini maka bagi Pemerintah Negara Kesatuan Republik Indonesia apabila akan mensiasati Desa , membangun Desa-Desa yang potensial dengan Potensi yang kami miliki ini sebetulnya tidak akan Rugi dan bahkan menjanjikan sekali untuk pengembangan Sektor Wisata Alam, yang bisa mendukung Kemajuan Warga Masyarakat Desa kami dan Mengembangkan sisi Perekonomian bagi Desa-Desa tetangga kami pula," Ujarnya mengakhiri perbincangannya dengan Media.(Rizal)
.
       

Rabu, 10 April 2013

POLA "RESEP" (SUKA) KEPADA CALON KEPALA DESA DI PILKADES DESA-DESA DI SALAWU CENDRUNG DOMINAN

Suasana Pemilihan Kepala Desa di Margalaksana Kecamatan Salawu (10/04/2013)
Suasana Pemilihan Kepala Desa di Desa Tanjungsari Kecamatan Salawu (09/04/2013)
Kabupaten Tasikmalaya Media Perjuangan Penghubung:
Melihat dari Sisi-sisi yang lain Atas Digantinya Beberapa Kepala Desa di Kecamatan Salawu Kabupaten Tasikmalaya "Ternyata" ada yang lain di sana (5 Kepala Desa di Pilih langsung).

"Yang Lain" yang di maksud dari Beberapa Perbendaharaan Pendapat "Traditional" tentang cara pandang Politik Pemilihan Kepala Desa oleh Warga Pemilih yang datang Menuntaskan Haq Preogratifnya sebagai Warga yang Wajib memberikan Haq Suaranya secara Benar dan bertanggung jawab terhadap Calon Pemilihnya.Pertanggung jawaban Mereka terhadap yang di pilihnya (Calon Kepala Desanya) tersebut itu berbagai Kriteria yang di terapkan dari berbagai sisi kehidupan nyata sehari-hari dan Unsur pendukung berthemakan "Resep"(Suka) atau yang lainnya misalnya.
Usur-unsur pendukung dari dukungan Suara nyata kepada Para Calon tersebut "Kental" kelihatan dalam Realita Politik yang harus di maknai lebih cermat lagi oleh beberapa Organ Masyarakat yang bercita-cita ingin jadi Seorang Pengabdi Masyarakat (Misalnya) , kalau kita telaah lebih dalam lagi bagi para Pakar Politik Nasional ini akan jadi "Ilmu" yang bermanfaat dan atas Nama Demokrasi Negara Indonesia yang berbeda dan unik ini maka penulis menyampaikan Kata-kata "Maaf" bila ada kekurangan dari Penelaahan yang dangkal ini , tapi penulis berharap hal ini akan jadi Tolak Ukur "Cara Pandang Berpolitik" Praktis yang nyata terjadi ini.
Kriteria-Kriteria yang di maksud calon pemilih melihat dari Keberhasilan "Pesta Demokrasi" Rakyat yang di lakukan  Masyarakat terbawah ini salah satunya Unsur "Resep" (Suka) kepada Orang yang di pilihnya adalah sebuah Kriteria yang Amat sederhana dari Pola Pandang gaya Politik Modern sekalipun, yang di maksud Suka di sini panjang cerita dari Kehidupan si "Yang dipilih" oleh Pemilih yang datang dari Hati Nurani terdalam yang memilih itu sendiri, itu hasil awal dari Penelusuran penulis "menilai" para Pemenang (dengan Suara terbanyak) yang nyata mengantarkan si-kontestan jadi seorang Kepala Desa di sebuah Desa.
Sebuah Pola sederhana dari cara Pandang Politik dari seseoarang Warga pemilih salah satunya dengan "Suka " !!, dasar sukanya seseorang bukan hal yang sepele bila dilihat dari cara Pandang Politik Traditional bangsa Indonesia yang Nota Bene adalah Warga yang telah di Sett untuk menyikapi Wacana , Rencana , Negara yang berdaulat dengan Cara Demokrasi Pancasila dengan menjunjung tinggi sikap Perbedaan Pendapat dengan Dasar Persatuan dan Kesatuan Bangsa.
Bila menilai dari Cara Politik Traditional yang telah dilakukan itu kita bisa melihat hasil dari Tujuan si-pemilih itu adalah Perubahan di Daerahnya dengan Pola sederhana pula misalnya "menginginkan Suasana di dalam Pemerintahan Desanya itu sikap keterbukaan" , sikap keterbukaan tersebut muncul dari Sinergisnya antara Pihak Media (Penginformasi) bahwa dana-dana yang diterima oleh Desa-desa itu sangat besar dan di Khususkan untuk pembangunan berbagai Kriteria Pembangunan di sebuah Wilayah Desa misalnya.
Sikap Kesederhanaan Pemilih Calon Kepala Desa-pun berimbas kepada Pola pandangnya ketika Si-Calon tidak "Pikaresepeun" (Sikapnya tidak Di sukai), secara Indifidu Warga perlu pemahaman lebih lanjut lagi ,untuk kriteria yang tidak disukai yang di maksud "Tidak Suka" atas dasar Penghakiman perasaan si-pemilih itu sendiri.
Panjang cerita bagi Kontestan Pilkades , dan atas Dasar dari cara pandang Warga Masyarakat Pemilih itu perlu dilakukan kajian-kajian menyeluruh bagi Para Peneliti Politik Praktis di Negara Kesatuan Republik Indonesia tercinta ini, karena di sadari atau tidak Pola pembelajaran Demokrasi yang bertanggung jawab jelas harus kembali di kaji dan di Perbaharui , di betulkan bila itu salah dan di Perbaharui yang kurangnya , demi terciptanya suasana yang Kondusif dan kemartabatan Pola Politik yang baik yang akan berimbas pada Kemajuan sebuah Daerah itu sendiri.(Rizal)    

Minggu, 07 April 2013

WALUNGAN CIDUGALEUN SERING MAKAN KORBAN PEMERINTAH PUSAT DAN DAERAH TUTUP MATA

"NGERI" itulah kesan bila kita melewati Jembatan Walungan Cidugaleun kala Hujan Deras (Doc:MPP)
Sekitar 10.000 Orang Warga Dua Desa (Desa Cidugaleun dan Desa Parentas) hanya menggunakan Jembatan ini sewaktu akan ber-aktifitas (Doc:MPP)
Kabupaten Tasikmalaya:
Jembatan penghubung Desa Cidugaleun dan Desa Parentas Kecamatan Cigalontang sangat menghawatirkan Warga pengguna Akses jalan Vital tersebut, suasana ini terus cendrung parah , karena Pihak manapun "Pemerinath Pusat dan Daerah" seakan tutup mata atas kelangsungan Akses penghubung Dua Desa tersebut.
Disebutkan , menurut sumber yang bisa di pertanggung jawabkan Jembatan itu banyak menelan Korban , karena Walungan Cidugaleun tersebut hanya di bangun sebuah Jembatan yang memungkinkan terjadinya kecelakaan Patal, apabila Hujan Deras mengguyur daerah yang dekat sekali dengan Gunung terbesar di Jawa Barat yang penomenal yakni Gunung Galunggung.
Data yang di peroleh , Tujuh Korban telah meninggal di Jembatan itu , dengan Kronologis Akhir insiden adalah sebagai berikut , seorang Warga yang Nekat melewati Jembatan itu kala Hujan Lebat mengguyur terus melanjutkan perjalanan menggunakan Kendaraan bermotor (Roda dua) di tengah jembatan , datang Air "Caah" dan pengendara tidak bisa mengendalikan Kendaraannya lalu hanyut terbawa air bah bersama Motornya dan di kabarkan meninggal di tempat, kejadian itu terus menghantuai semua Warga dan kecemasan Warga pengguna Akses Jembatan itu terus berlanjut sampai kini.
Pihak Dua Desa itupun bukannya diam berpangku tangan , mereka telah mengajukan Upaya "Meminta Jembatan itu secepatnya di Bangun dengan Bantaun Khusus dari Pusat karena Lebar dan panjang jembatan di perkirakan akan menghabiskan Anggaran Milyaran Rupiah , apabila melihat dari Struktur Walungan Cidugaleun tersebut.
Jembatan yang ada saat ini , hanya berupa Jembatan dengan Proyek bantuan apa adanya dengan gambaran yang mengerikan , jembatan itu hanya di Topang dengan Tembok beton Rendah dan otomtis bila Hujan Turun Deras dio daerah itu akan menimbulkan bah , dan Jembatan dengan Tekstur jembatan apa adanya dan tanpa pengaman di Pinggirnya itu akan menyebabkan air Naik ke Atas jembatan dengan Posisi Air yang berbahaya apabila Warga Pengguna Kendaraan nekat melewati Jembatan tersebut.
Jembatan tersebut itu sekitar Panjang 10 Meter dan lebar 2 meteran , dan hanya satu-satunya Akses yang bisa di lalui Warga Dua Desa tetanggaan itu, Salah Seorang Sopir Angkutan Pedesaan yang tidak mau di sebut Namanya menyatakan " Jembatan itu hanya satu-satunya jalan yang bisa di lalui Warga Desa Parentas dan desa cidugaleun, dan pengangkutan apapun , kendaraan Berat dan Ringan hanya menggunakan Jembatan itu, apabila Hujan deras dan Air Bah maka kita harus ber-istirahat dulu menunggu Air Bah Sungai surut dan kejadian itu sampai saat ini terus berlanjut, saya minta kepada Pemerintah Pusat Khususnya tolong Warga Desa , daripada Uang Pemerintah di pakai Proyek tidak jelas dan akhirnya di Korupsi , saya kira tepat Uang itu di pakai membangun Jembatan Walungan cidugaleun ini" Ujarnya di selipi Pesan Ironi kepada Pemerintah Pusat.(Rizal)

DESA CIDUGALEUN LAHIRKAN "KUWU BARU" ANGGOTA DEWAN IKUT HADIR

Warga Desa Cidugaleun Mengawal acara sampai Akhir di Tengah Guyuran hujan(Doc:MPP)
Photo: Camat Cidugaleun Sudirman ketika mengumumkan Hasil Akhir penghitungan Suara Pilkades Cidugaleun(Doc:MPP)
Add caption
Photo Suasana Pemungutan Suara Pilkades Cidugaleun (Doc:MPP)
Di tengah Guyuran Hujan "acara terus berlanjut"
Kabupaten Tasikmalaya Media Perjuangan Penghubung:
Perhelatan Acara Pilihan Kepala Desa Cidugaleun Kecamatan Cigalontang telah Usai kemarin (Minggu 07/04/2013) ,Pilihan Kepala Desa yang di Tunggu-tunggu Penduduk Desa tersebut,tepat Waktu (Tanggal,Jam Yang di tentukan Panitia se-belas) yaitu dimulai sekitar Jam 08:00 Wib dan Berakhir hingga Waktu yang tidak di tentukan,begitulah Ketua Team Panitia Erma Ermawan menerangkan kepada Media.
Dari 6.065 Data Penduduk Desa Cidugaleun dengan Haq Pemilih Wajib yang di tetapkan sebanyak 4562 yang hadir hanya Sekitar 65% yang memberikan Suara Wajib Pilih ketika itu.
Dari Data Pasti yang di Umumkan 2865 Suara yang masuk dan ditambah Suara tidak sah sebanyak 94 Suara dan suara yang dinyatakan Blangko 12 Surat suara, maka ter-umumkan Melalui Pengmuman resmi Kepanitiaan yang di Umumkan oleh Camat Cigalontang Sudirman , dengan keputusan sah adalah Sebagai Berikut " Nomor Urut 1.1.482 suara sah,Nomor Urut 2.650 suara sah,Nomor urut 3.216 suara sah dan Nomor Urut 4.411 suara sah , atas keputusan Resmi tersebut maka Nomor Urut satu Atas Nama Nandang.Mulyana adalah Kepala Desa "Kuwu" terpilih dengan Suara terbanyak,dan disusul Oleh "Amin" di Urutan ke Dua perolehan suara Pilkades di Desa Cidugaleun tersebut.
Meski dalam Guyuran Hujan lebat kala pengumuman "Pemungutan suara" Warga Masyarakat Desa itu tidak ber-anjak dari Tempat perhelatan akbar enam tahunan tersebut, warga berjelal di bawah Naungan panggung yang didirikan di Halaman SDN Cigalontang itu sampai Acara Penutupan yang di Tutup oleh Camat setempat dengan di iringi Do,a Penutup yang di Pimpin Oleh seorang Ustadzah.
Ketua Panitiapun menyampaikan Rasa terima kasihnya kepada Pihak keamanan (Polsek dan Koramil) Kecamatan Cigalontang yang setia mengawal Acara sampai Akhir, dalam pemaparannya Ketua Pelaksana menyatakan " Acara ini Sukses tidak ada halangan dan gangguan atas kerjasama yang baik dengan Pihak Koramil dan Kapolsek Kecamatan Cigalontang" Pungkasnya.


ERI.IRIANTO TURUT HADIR :

Hadir pula Tokoh Partai Anggota DPRD II Kabupaten Tasikmalaya dari Praksi Golkar H.Eri Irianto ke Arena Pilihan Kepala Desa" yang berkatagorikan Infrastruktur tertinggal tersebut" , dalam keterangannya ia menyebutkan " Saya Pribadi hadir ke Daerah Cidugaleun ini dalam rangka "mendukung" kegiatan Positif ini dan bukti nyata saya Pribadi sayang , kepada Mereka warga Masyarakat" Jelasnya.
Disinggung tentang Pembangunan Infrastruktur Akses tembus Jalan "Rencana Mega Proyek Untuk Desa Tetangga Cidugaleun (Desa Parentas) Eri Irianto menjaelaskan kepada Media " Kita tunggu Realisasinya,karena tiap-tiap perencanaannya telah di akan di tangani Dinas ,Kementrian terkait, salah satu contoh , bila membahas tentang Tata Ruang Rencana Proyek maka yang akan menanganinya adalah Dinas Tarkim , dan bila membahas Rencana Jalan maka Dinas PU Pemkab Tasikmalaya yang menanganinya , ya,,Imbasnya mudah-mudahan Mega Proyek itu dapat ter-manfaatkan oleh Warga Cidugaleun ini seperti Rencana Proyek besar ini akan memberikan Manfaat besar bagi Desa Tetangga Parentas" Jelasnya Panjang lebar(Rizal)

Kamis, 04 April 2013

PILKADES SALAWU DI WARNAI INSIDEN "PINGSANNYA ANGGOTA HANSIP DAN MENINGGALNYA SEORANG HAK PILIH SETELAH MENCOBLOS"

Suasana di Dalam Gedung Serbaguna ketika berlangsungnya Pencoblosan (Terlihat Pengap)
Photo:Tatang.S Pemenang Pilkades Salawu (Mutlaq Memperoleh Suara Terbanyak)(Doc:MPP)

Seorang Anggota Pertahanan Sipil Terlihat Pingsan dan sedang dilakukan Perawatan Intensif dari Pihak Puskesmas Kecamatan Salawu dengan di bantu "Apa Adanya oleh Rekan-Rekannya" (Doc:MPP)
Kabupaten Tasikmalaya Media Perjuangan Penghubung:
Pilihan Kepala Desa Salawu Kecamatan Salawu yang berlangsung Tadi siang (Kamis 04/04/2013) berlangsung Alot, dan Meriah , antusias Warga Desa tersebut terlihat "Mendukung Sepenuhnya" tentang Penyelenggaraan Pilkades yang berlangsung, Suasana sempat Ricuh karena Pelaksanaan Pilkades tersebut di selenggarakan di Dalam Gedung Serbaguna Balai Desa setempat , yang kapasitasnya terbatas Team Panitia tidak bisa di Konfirmasi karena sibuk mendata Penyelenggaraan yang kelihatan "Kedodoran Waktu" pelaksanaan , 3823 Hak Pilih hampir kesemuanya Hadir dan di Tampung di Dalam ruangan Balai Desa dan Insiden pun tidak Terelakan Lagi , Seorang Anggota Hansip (Pertahanan Sipil) Desa itu Pingsan dan mendapat Perawatan Intensif dari Pihak Team Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Kecamatan setempat , Media sempat Mengkonfirmasi hal tersebut Kepada beberapa rekan Anggota Hansip yang tidak mau ditulis Namanya  di Acara tersebut dan hanya mendapatkan Jawaban sederhana " dia (Anggota Hansip yang Pingsan) Kecapaian karena berangkat Pagi sekali dan belum Makan" Ujarnya.
Minimnya tempat di Perkirakan karena Keterbatasan Waktu dan Biaya Pelaksanaan dan karena terlalu "Sempitnya" Tempat Pelaksanaan dengan Kapasitas Gedung Serbaguna dengan Pentilasi Udara yang sederhana,hal tersebut banyak di keluhkan Para Wajib Pilih ketika itu, salah seorang Warga Wajib Pilih "Mengerutu" dengan keadaan seperti itu.
Insidenpun bertambah "Parah" karena Salah Seorang Wajib Pilih Meninggal setelah Usai Melaksanakan Haq Pilihnya .

LIMA KANDIDAT ;

Dari Data Kandidat terdata ada Lima Orang Calon yang "Tarung" di Pemilihan Kepala Desa Salawu tersebut,Nomor Urut 1.Ubad ,Nomor Urut 2.Tatang.S ,Nomor Urut 3.Syarif,Nomor Urut 4.Tomy dan Nomor Urut 5 . Majid ( Incomebent) , dari Lima Calon itu Pemenang nya adalah Nomor Urut 2, yaitu Tatang.S dengan Perolehan Suara1.314 (Suara Sah) dari 2627 Suara yang terkumpul dengan 17 Suara tidak sah ,dari Kenyataan Pilkades Salawu itu maka Secara sah dan teruji Ke-Absahannya itu maka dinyatakan Nomor Urut 2 -lah pemenangnya yakni Tatang.S.

ACARA MOLOR SAMPAI MENJELANG MALAM:

Pengumuman Hasil Penghitungan Suara yang di Kawal oleh Pihak Keamanan Kecamatan Setempat (Polsek Salawu dan Koramil Salawu) sempat molor Waktunya sampai menjelang malam (Sebelum Waktu Isya).(Rizal)
 

Sabtu, 23 Maret 2013

WAHYUDIN "AMIN" TOKOH MUDA DESA CIDUGALEUN "SIAP TANDANG MAKALANGAN" JADI CALON KUWU DESA CIDUGALEUN

Photo: "Salah satu Usungan "Semangat" Para Calon Kepala Desa Cidugaleun adalah Infrastruktur Jalan Protokol Desa tersebut(Photo Desa Cidugaleun dan Jembatan Penghubung Cidugaleun-Parentas) dan Perlu Jiwa"Patriotisme" Kepemimpinan Desa tersebut.(Doc:MPP)
Photo : Wahyudin (Amin) Calon Kepala Desa Cidugaleun Periode 2013-2018 No Urut 2,(Doc:MPP)
Kabupaten Tasikmalaya Media Perjuangan Penghubung:
"Saya telah Menjabat sebagai Kepala Desa Cidugaleun, selama Periode 2008-2010 dan Alhamdulillah , dalam Kurun Waktu itu saya di Temani (di Damping) oleh Ketua LPM Desa yaitu Saudara Wahyudin atau lebih di kenal dengan Julukan kesehariannya "Amin" dan dalam kurun Tahun 2010 sampai saya sekarang mau lengser , dia selalu mendamping saya menyelesaikan Program-Program dana-dana yang di terima Desa kami dari Berbagai dana seperti Dana ADD (Anggaran Dana Desa) , Program PNPM-MP Perdesaan yang di terima oleh Desa kami dan Infrastruktur yang telah di realisasikan itu sekitar Penyelesaian Kurang lebih 3000-an Miter pengerjaan Jalan Lingkungan dan jalan Kampung, Dan Wahyudin lah teman Kami di lapangan ketika menyelesaikan berbagai Usungan Dana-dana yang di terima desa kami" Jelas Mamat.Rahkmat Kepala Desa Cidugaleun Kecamatan Cigalontang yang masa Kepemimpinannya Sebagai Kepala Desa tersebut akan Lengser sekitar Bulan April mendatang.
Desa itu akan Mengadakan pemilihan Kepala Desanya yang baru , dan Desa itu mempunyai Warga Hak Pilih (Wajib) sekitar 3800 Jiwa dari empat Kampung ,dan mempunyai 30 Jumlah ke-RT-an  di Desa tersebut.
Wahyudin Atau yang Akrab di Sapa "Amin" (38) adalah salah satu calon Kepala Desa yang siap Tandang Makalangan dari Unsure Tokoh Kepemudaan yang punya Cita-Cita "Jelas" dan Punya Visi dan Misi yang akan melanjutkan Kepemimpinan Mamat Rachmat (Kuwu Lama) , ketika di temui Media di Kediamannya Wahydin berkomentar " Saya akan Mencoba Midang Tandang Makalangan mencalonkan diri jadi Kepala Desa Cidugaleun Punya Visi " MENINGKATKAN PERSATUAN DAN KESATUAN" dan Misi yang di Emban Saya Adalah "SATU , MENINGKATKAN PATRIOTISME APARATUR KEPEMERINTAHAN DESA , DUA,MEMBERIKAN KEPERCAYAAN WARGA MASYARAKAT DAN TRANSPARANSI,TIGA ,MEMOTIVASI SIPAT GOTONG-ROYONG WARGA MASYARAKAT DAN KE-EMPATNYA , MELANJUTKAN PEMBANGUNAN YANG TELAH DI LAKUKAN OLEH KEPALA DESA YANG LAMA " Jelasnya.
Wahyudin (Amin) merupakan Calon Kuat yang di Dukung berbagai Kalangan Warga Element Masyarakat , salah seorang Warga Desa tersebut yang tidak Mau Namanya di Tulis menyatakan " Saya Percaya kepada Amin, karena secara nyata dia telah tahu , seluk- beluk kepemerintahan di Desa dan Caranya memperoleh Dana-Dana dari Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya dia telah Tahu karena lama jadi LPM Desa ini" Pungkasnya.(Rizal)