Rabu, 25 September 2013

KETUA K3S UPTD PAGERAGEUNG: KEBERATAN DENGAN WARTAWAN ABAL-ABAL

Photo: Ombi,Spd Ketua K3S UPTD Pendidikan Kecamatan Pagerageung.(Doc:SMJ)
Pagerageung,Kabupaten Tasikmalaya: SMJ,
Ketua K3S (Kelompok Kerja Kepala Sekolah) UPTD Pendidikan Kecamatan Pagerageung Ombi ,Spd (61) Keberatan dengan ulah beberapa oknum yang mengatas Namakan Wartawan , hal tersebut terucap ketika SMJ mencoba menemui Kepala Sekolah "Sepuh" itu di Kantornya SDN Puteran 1 Kecamatan Pagerageung.
Namun Ombi -pun menyampaikan pendapatnya pula ," Tapi apabila Tugas Journalistik Indonesia yang di embannya
dan yang mengutamakan Kode Etik Journalistik , saya pribadi merasa terbantu dengan keberadaan Wartawan yang demikian, karena tanpa Mereka (Wartawan-Red) maka kami semua tidak bisa mendapatkan Informasi yang baik " Ujarnya.
Kepala Sekolah yang jadi Pinisepuh para Kepala Sekolah di ke-UPTD-an Kecamatan Pagerageung itupun menyampaikan pendapatnya tentang Prestasi Anak-anak Didik Sekolahnya " SDN Puteran 1 ini merupakan sebuah Sekolah sederhana , dan alhamdulillah dari Jumlah 153 Murid(Pa/Pi) telah banyak Prestasi yang di capai Sekolah itu , dan atas bantuan Guru-guru yang terdiri dari 7 Orang Pegawai Negri Sipil dan 3 Guru Honorer Sekolah yang amat sederhana ini banyak mengeluarkan Siswa/i yang berprestasi dan mendapat Rengking di Sekolah lanjutannya (SMP & Sederajat-Red)" Pungkas Ketua K3S.(Rizal) 

PULUHAN RIBU BIBIT UNGGUL TANAMAN HUTAN ADA DI GAPOKTAN BALEBAT SALAWU

Photo : Atang (61) Pemrakarsa Bibit Unggul Tanaman Hutan Gapoktan Balebat Kecamatan Salawu.(Doc:SMJ)
Photo : Bersama dengan Ketua PPL (Petugas Penyuluh Lapangan) BPP Kecamatan Salawu Tata .(Doc:SMJ)
Photo: Atang Ketua Gapoktan Balebat sedang Duduk di "Sekre Gapoktannya".(Doc:SMJ)
Photo: Atang "memandang hasil dari Usaha Membibitkan Tanaman Hutan Unggulan di Tanah Pinggir Rumahnya".(Doc:SMJ)
Salawu,Kabupaten Tasikmalaya: SMJ,
Salah satu Kiprah Asosiasi Gapoktan Kecamatan Salawu , diantaranya mempersiapkan Bibit Unggul tanaman hutan produktif yang di prakarsai Atang (61) yang dengan tekun terus mengembangkan ribuan tanaman pohon Holtikultura di Persemaian Kelompok Tani Balebat yang beralamat di Wilayah Kampung Penclut Desa Neglasari Kecamatan setempat.
Bibit Tanaman Hutan unggulan yang sekarang telah di kembangkan Atang itu diantaranya ,Bibit Kayu Alba,Ganitri,Suren,Kopi Robusta dan Bibit Tanaman Hutan Produktif lainnya,kegiatan Gapoktan Balebat itu telah lama berkiprah dalam mengembangkan berbagai Bibit Kayu unggulan , di mulai sekitar Tahun 1991 Gapoktan tersebut berusaha mengembangkan berbagai pengalamannya dalam menekenuni usaha Produktif berkesinambungan dengan mengedepankan berbagai Program yang telah di rencanakan dengan matang dengan Ilmu Pertanian tingkat tinggi dan pengelolaan yang tidak asal tanam ,kerjasama yang baik dengan Anggota Kelompok yang berjumlah sekitar 60 Orang (Petani Pria dan Wanita) dan memberdayakan para Pengagguran yang di bina dengan sungguh-sungguh dengan cara System Kekeluargaan  , telah terbukti kiprah Gapoktan Balebat tersebut mendapatkan bentuk Penghargaan Resmi sekitar Tahun 1994-1995 dari Pemerintahan Kabupaten Tasikmalaya sebagai Gapoktan yang berprestasi (sewaktu H.Adang Rosman menjabat  sebagai Bupati Tasikmalaya) dan pada Pertengahan Tahun 2001 Atang-pun sempat menerima penghargaan dari Mentri Kehutanan  , dalam hal ini Atang yang sekarang di Percaya sebagai Ketua asosiasi Gapoktan Kecamatan Salawu menyatakan " kiprah kami ini , semoga dapat bermanfaat bagi segenap Manusia di Dunia " Jelasnya.
Prestasi yang di raihnya tersebut telah jelas bahwa Gapoktan Balebat adalah sebuah Kelompok Tani Unggulan dengan daya upaya yang maksimal , dalam pada itu Atang-pun melontarkan keinginannnya yang kini belum terwujud , menurutnya " Keberadaan Kelompok Tani yang telah menyebar menyebabkan harga Bibit berfariasi dan sangat mengganggu pada stabilitas Harga , para kelompok Tani yang mempunyai Bibit tanaman ada yang menjual terlalu murah , dengan berbagai alasan para Pengelola Bibit terpaksa menjual Bibit Tanaman Hutan dengan harga yang sangat murah , dan itu jelas merugikan kita semua, keinginan saya dalam mengatasi permasalahan ini adalah menciptakan Management dengan cara Penjual Bibit di "Satu Pintu-kan" jadi dinamika harga bisa di atur agar tidak merugikan Gapoktan yang lainnya" Jelasnya panjang lebar.
Dengan berbagai halangan dan Rintangan menekuni jenis Usaha yang di kelola atas Nama Kelompok Tani tersebut , Atang mengharapkan "Bantuan yang nyata dari Kementrian Pertanian dan Kementrian terkait , diantaranya membangun sarana kesekertariatan yang di didirikan di Dua Belas Desa yang ada di Kecamatan Salawu" Pungkasnya.(Rizal)

Senin, 23 September 2013

ALUN-ALUN SINGAPRANA DI PUGAR

Photo: Kenang-kenangan Alun Singaparna ketika Hari libur di Dalam Taman itu jadi Pasar Kaget dan kini akan jadi Nostalgia para Warga Singaparna.(Photo;Net)
Photo: Kenang-kenangan Alun-alun Singaparna.(Doc:SMJ)
Photo: Sudut alun-alun Singaparna "mungkin akan jadi kenagnan Warga Singaparna dan kini akan berubah ",(Doc:SMJ)
Photo: Para Pekerja Proyek Pemugaran Alun-alun Singaparna yang sedang melakukan aktifitas pemugaran bagian luar Trotoar Alun-alun Singaparna.(Doc:SMJ)
Photo: Pohon Beringin Besar di dalam Alun-alun kini telah di tebang,(Doc:SMJ)
Photo: Alun-alun Singaparna di pugar,(Doc:SMJ)
Photo: Pagar pembatas penghias Alun-alun mungkin akan jadi Kenangan esok hari,,,!!(Doc:SMJ)
Photo: Salah satu sudut Alun-alun singaparna mungkin akan jadi Kenagnan di Kemudian hari.(Doc:SMJ)
Singaparna,Kabupaten Tasikmalaya: SMJ,
Pemugaran alun-alun Singaparna kini sedang di lakukan, alun-alun legendaris itu kini bakal tiada , rencana itu tertuang sebagai bukti Realisasi tahap pembangunan kawasan Ibu Kota Kabupaten Tasikmalaya yang di rencanakan jauh-jauh hari.
Alun-alun Kota Singaparna yang berdiri sekitar Tahun 70-an dengan Kronologis , sebagai Pasar dan Terminal Kota Kecil itu pada Zamannya , dan seiring perubahan Struktur Kota dan perubahan pembangunan yang terjadi pada masa-ke masa Aloen-aloen itu berubah jadi Taman Kota Kecamatan Singaparna.
Pemugaran tersebut berjalan sesuai dengan draf Tata-tata perencanaan yang di Keluarkan berdasarkan kebijakan Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya bekerja sama dengan Dinas/Intansi terkait di lingkungan Pemerintah setempat, dan pengerjaannya di Kerjakan oleh CV-CV Rekanan yang telah melakukan tahapan lelang dan sebagainya.Rencana yang tertuang sekarang ini adalah "Menyulap" alun-alun jadi Jalan tembus , yang dulu melingkar dan sering terjadi kemacetan di hari-hari tertentu dan jam-jam tertentu seiring perubahan Aktifitas Warga Masyarakat Singaparna yang kini jadi Ibu Kota Kabupaten Tasikmalaya.
Seperti di ketahui sebelum terjadi pemugaran alun-alun Kota Singaparna itu ,salah satu sebab sering terjadinya Kemacetan jalan itu di karenakan setting tata ruang Alun-alun telah tidak representatif dengan kemajuan Kota Singaparna yang perlahan tapi pasti jelas  berubah , bahkan perubahan itu cendrung cepat dan mengagetkan semua pihak, apalagi setelah Kota Singaparna berubah Status jadi Ibu Kota Kabupaten Tasikmalaya di Akhir 2010 yang lalu.
Pemugaran tersebut pun merupakan salah sebuah ciri kemajuan Kota Singaparna dalam menata Kotanya, karena hal tersebut banyak yang mendukung , berbagai Element Masyarakat Singaparna beranggapan , Setting Alun-alun jadi Jalan Utama adalah telah Pass di lakukan , dan keberadaan Alun-Alun yang dulu jadi tempat Wisata Warga sekitar ketika memasuki Hari Libur Sekolah dan Hari-hari libur Nasional yang lainnya Warga masyarakat Kota Singaparna sering melakukan kegiatan Hiburan (jalan-jalan) sebagai pelepas kepenatan hidup dalam rentetan perjalanan kerja Warga Singaparna.
Dan Alun-alun itu sering jadi Pasar Kaget bagi para Pedagang Kecil dan pedagang Asongan memanfaatkan Moment Liburan Warga yang kadang berdatangan dari Daerah Tetangga wilayah Singaparna seperti dari Wilayah Leuwisari,Sariwangi,Sukarame , Mangunreja dan Wilayah-wilayah terdekat di sekitaran Kecamatan Singaparna memanfaatkan Moment Liburan Nasional maupun Libur Rutin (Hari Minggu), dan bisa di bayangkan Alun-Alun Singaparna yang sederhana dan keberadaannya tepat di tengah-tengah jalan Protokol Jalur  Garut-Singaparna   kadang-kadang bikin macet para pengguna jalan Raya.
Harapan Warga Singaparna yang ingin "Macet Ria" di hari-hari tertentu seperti Moment Pulang Kampung bila lebaran Idul Fitri (Dari Tahun Ketahun) yang sering terjadi pada Moment-moment itu (H-10 sampai H+10) Lebaran Idul Fitri sering terjadi kemacetan yang kadang mengganggu Aktifitas warga Kota Singaparna.
Dengan akan di bangunnya Jalan di Ex-Alun-alun itu sekarang Warga berharap "Semoga Membawa Perubahan" bagi hidup-dan penghidupan Warga Masyarakat Singaparna pada umumnya,hal tersebut terucap dari Mulut-mulut Warga Singaparna ketika penulis mencoba meminta komentar Warga Kota itu di Senja yang Indah , melihat perubahan Tata Kota (Alun-Alun) Singaparna yang kini sedang melakukan perubahan.(Rizal)

Sabtu, 21 September 2013

PEMERINTAH KABUPATEN TASIKMALAYA TAK-BEREAKSI ,KETIKA ALAT TULIS DAN MEBEULER KANTOR-KANTOR DESA BANYAK YANG JADUL !!

Photo: Salah seorang Pegawai sebuah Desa ketika sedang mengetik dengan Mesin Ketik Manual (Jadul).(Doc:SMJ)
Singaparna,Kabupaten Tasikmalaya: SMJ,
Alat tulis dan mebeuler Kantor-kantor Desa di seluruh Wilayah Kabupaten Tasikmalaya belum memenuhi standar Alat Kantor Modern , kini banyak Kantor-kantor Desa dari 351 Desa yang ada di Wilayah Kabupaten tersebut masih menggunakan Alat Tulis kantor Jadul (Manual).
Hal tersebut terpantau ketika SMJ mengunjungi beberapa Desa di Kabupaten Tasikmalaya selatan , Kepala Desa Cayur Kecamatan Cikatomas Ana Ruhyana berpendapat " jangankan Alat Tulis kantor yang Modern seperti Komputer dan lain-lainnya , tempat Duduk di Kantor Desa saya menggunakan Kursi anak Sekolah Dasar  itu pun dapat minta dari Sekolah Dasar terdekat " Ujarnya.
Kenyataan tersebut jelas sangat Kontras dengan keberadaan Mebeuler yang di miliki Gedung -Gedung Pemerintahan di Singaparna (Gedung Setda Pemkab Tasikmalaya-Red) yang pada bagus dan memadai, bahkan menurut pantauan SMJ pada Suasana tertentu Ruangan-ruangan Kepala Bagian di Link -Kantor Setda Pemkab setempat suka berganti-ganti Mebeulernya.
Salah seorang pemerhati Kinerja Pemerintahan Asep MR berpendapat " Keberadaan Ruangan sebuah kantor yang memadai (refresentatif) dapat menunjang kinerja para Pekerja di sebuah perkantoran , apalagi Kantor-kantor Publik seperti Kantor Desa dan yang lainnya , bila Ruangan dan Alat kantornya di ciptakan kenyamanan maka  pelayanan pelayanan untuk masyarakat-pun akan lebih intensif lagi "Jelasnya.
Dalam menyikapi hal tersebut , Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya seolah biasa-biasa saja bahkan cendrung tidak bereaksi apa-apa , karena setelah para Pegawai Desa mencoba mengajukan "Bantuan Alat Tulis Kantor" Ke Dinas Intansi terkait (Pemerintahan Setempat) Profosalnya jarang yang di Cairkan , bahkan cendrung di Abaikan.(Rizal)

TUGU BATAS KABUPATEN TASIKMALAYA DI KADIPATEN KINI TIDAK INDAH LAGI

P
Tempat Duduk peristirahatan bagi yang mau "Rehat" bila melakukan perjalanan Jauh , kini sama sekali tidak terurus (Doc:SMJ)
Add caption
Photo: keberadaan Tugu Batas Kabupaten Tasikmalaya "Utara"dan Kabupaten Garut terlihat "tak ter-urus" dan Banyak yang rusak (Doc: SMJ)
Photo: Tugu Batas Kabupaten Tasikmalaya Utara dan Kabupaten Garut "meprihatinkan"(Doc:SMJ)
Photo: Tugu Batas Kabupaten Tasikmalaya Utara dan Kabupaten Garut "bila malam lampu PJU-nya mati "Tidak nyaman bagi pengguna jalan"(Doc:SMJ)
Tidak Indah lagi
Kadipaten,Kabupaten Tasikmalaya: SMJ,
Tugu Batas Kabupaten Tasikmalaya Utara dan Kabupaten Garut (Kecamatan Malangbong) berada Tepat di Desa Kadipaten Kecamatan Kadipaten, kini Tugu Batas itu keberadaannya sangat memprihatinkan , keberadaan Tugu itu semula di Sett sebagai Tugu Batas yang multi guna , diantaranya tempat peristirahatan para pengguna jalan Provinsi akses jalan yang tembus langsung dengan beberapa Kabupaten di Daerah Priangan Timur , dan Jalan Provinsi itu satu-satunya jalan yang biasa di pakai para Pengguna jalan ketika akan melakukan perjalanan ke Wilayah Provinsi Jawa Tengah.
Perlunya menata Tugu Batas itu sebagai Wujud penciptaan keindahan dan kenyamanan para pengguna jalan Provisi Jawa Barat .Penciptaan kenyamanan yang di maksud adalah tempat beristirahatnya para pengguna jalan ketika Pulang dan Pergi menuju Kota Jakarta dan menuju Kota-kota di sekitar Provinsi Jawa Barat , karena jalan itu adalah satu-satunya jalan Protokol yang bisa di lalui melalui Ciawi dan Rajapolah (Kabupaten Tasikmalaya).

Mungkin tujuan besarnya demikian hebatnya , namun seperti pantauan SMJ di Tugu itu , terlihat lampu-lampu PJU (Penerangan Jalan Umum) yang di tata Asri kini pada Mati dan tidak ada Upaya dari Dinas terkait untuk memelihara penerangan jalan taman Tugu batas Dua ke-Kabupatenan tersebut.
Salah seorang Warga sekitar Tugu Amin (42) mengomentari keberadaan lampu-lampu Taman tugu itu " Bila malam di sini sekarang gelap , dan bisa di lihat lampu yang samping jalannya tersabet Kendaraan Berat pada suatu saat, dan sampai saat ini belum di perbaiki , ketika dulu baru di bangun tugu ini sangat indah dan tempat beristirahat para pengguna jalan " Ucapnya.
Camat Kadipaten Drs,Maman Jamaludin ketika di pinta pendapatnya oleh SMJ menyatakan " Saya sebagai Camat Kadipaten sempat meminta bantuannya ke Dinas terkait ,dalam Hal ini saya sempat datang ke Dinas Tarkim (Dinas Tata Ruang dan Pemukiman Kabupaten Tasikmalaya) untuk segera menagani dan memperbaiki Tugu Batas perbatasan itu , namun sampai saat ini belum di jamah dan mungkin telah pada di lupakan " Jelasnya dengan Nada kesal.
Kepala Desa Kadipaten Dadang. Raf , sempat ikut berkomentar tentang keberadaan Tugu Batas tersebut " kalau di tata kembali dengan pendanaan yang memadai mungkin kamipun pihak Pemerintah Desa siap merealisasikannya , dan tidak perlu ke CV lah,,,!!" Pungkasnya. (Rizal) 

Jumat, 20 September 2013

PISAH SAMBUT KEPALA KEJARI SINGAPARNA

Photo: Bupati Tasikmalaya Ketika menyampaikan Pidato Pisah Sambut Kepala Kejaksaan Negri Singaparna.(Doc:SMJ)
Photo: Acara Ramah Tamah dalam Upacara Pisah Sambut Kepala Kejaksaan Negri Singaparna ,Kepala Kejaksaan Negri Baru Tri Karyono (Baju Batik Putih Beserta Ibu).(Doc:SMJ)
Singaparna,Kabupaten Tasikmalaya: SMJ,
Bertempat di Ruangan Serba Guna Kantor Kejaksaan setempat diadakan
Acara Pisah Sambut Kejaksaan Negri Singaparna (Kabupaten Tasikmalaya)yang di lakukan Hari Jumat (20-09-2013) , Acara tersebut berjalan sesuai Jadwal yang di tentukan , yakni Di Mulai Pukul 13:00 Wib .
Dengan Upacara Sederhana acara itu berlanjut dengan Tertib , di mulai dengan Prakata Panitia Acara , dan di langsungkan dengan Pidato Perkenalan Kepala Kejaksaan Negri Singaparna yang Baru Tri Karyono ,SH.M.Hum Pindahan dari Kejari Sulawesi Selatan.
Kejari Singaparna yang baru, menyampaikan Pidato perkenalannya dengan Ungkapan Humornya " Kejaksaan Negri Singaparna ini ke Tiga Kalinya ganti dari Mulai berdiri di Wilayah Hukum Kabupaten Tasikmalaya ini , sesuai Dengan Nama saya Tri , mudah-mudahan ini awal yang baik" Ucapnya yang di iringi Aplous dari Hadirin Tamu Undangan yang memenuhi Ruangan Gedung Serba Guna Kantor Kejari tersebut.
Mantan Kepala Kejaksaan setempat H.Yoyok S Wibowo-pun sempat beramah tamah dengan para di hadapan para Tamu Undangan yang Hadir dengan kata-kata "Selamat berpisah dan semoga Kejari Singaparna ini semakin jaya dan bisa mengabdikan diri setiap Pegawainya kepada Hukum Legal Formal Negara Kesatuan Republik Indonesia" Jelasnya.
Bupati Tasikmalaya dan Wakil Bupati yang jadi Tamu Kehormatan dalam Acara Pisah Sambut Kepala Kejaksaan Negri Singaparna itu menyampaikan Pidato "Singkatnya", dalam Pidato tanpa Tex-nya Bupati Tasikmalaya H.Uu R Ullum "Menyampaikan Selamat Datang kepada Kepala Kejari Singaparna dan menyampaikan Selamat berpisah kepada Kejari yang "Rumornya" akan bertugas di Kejati Jawa Barat itu " Semoga Bapak H.Yoyok di tempat Tugasnya yang baru bisa lebih berprestasi lagi " Ucapnya.
Acara berlangsung sesuai Jadwal dengan Berbagai harapan Warga Masyarakat dari berbagai Element Kepada Kepala Kejaksaan Negri Singaparna yang baru Tri Karyono "Untuk lebih berkarya lagi dengan mengedepankan Hukum Legal Formal Negara Kesatuan Republik Indonesia itu di Atas Segala-galanya,Bravo Kepala Kejaksaan Negri Singaparna ,,,!!.(Rizal)
   

BUPATI TASIKMALAYA DATANG TANPA DI UNDANG KE KAMPUNG CISURADE DESA TENJOWARINGIN

Photo: Bupati Tasikmalaya sempat berphoto bersama Perangkat Desa Tenjowaringin dan Kepala Desa setempat.(Doc:SMJ)
Photo: Bupati Tasikmalaya dan Warga Kampung Cisurade berphoto bersama.(Doc:SMJ)
Photo: Bupati sedang berbincang-bincang dengan Kaur Umum Desa Tenjowaringin Nandang dalam Kunjungan Bupati yang mendadak ke Kampung Cisurade.(Doc:SMJ)
Photo: Bupati Tasikmalaya H.Uu R Ullum ketika mengunjungi Kantor Desa Tenjowaringin.(Doc:SMJ)
Photo: Jembatan Batas Kabupaten Tasikmalaya dan Kabupaten Garut di Cisurade Desa Tenjowaringin " Perlu bantuan untuk jalan Kampung":Doc:SMJ
Salawu,Kabupaten Tasikmalaya: SMJ,
Bupati Tasikmalaya H.Uu Ruzhanul Ullum punya kebiasaan Kunjungan mendadak , ke beberapa Daerah pelosok , hal tersebut sering di beritakan berbagai Media lokal yang ada di Tasikmalaya .
Seperti pada Hari Juma,at (20-09-2013) kunjungan mengagetkan itu , di lakukannya Ke wilayah Perkampungan yang terpencil di Desa Tenjowaringin Kecamatan Salawu tepatnya Kampung Cisurade.
Kampung Cisurade tersebut terletak di Ujung perbatasan dengan Kabupaten Garut wilayah Kecamatan Cilawu , Daerah Pedesaan tersebut sangat terpencil dengan Hapitan Sungai yang membentang di Kawasan kampung itu dan tebing-tebing di sebelah selatannya menggambarkan suasana yang mengkhatirkan bagi yang baru mengunjungi tempat itu terutama Infrastruktur jalannya.
Kampung itu di Huni 45 Rumah (Kepala Keluarga) dan merupakan sebuah Kampung yang Potensial guna mengembangkan berbagai Program Pertanian.
 
Warga Kampung "bau lisung" itu sempat terperangah ketika Bupati Tasikmalaya beserta rombongan Datang tanpa di Undang tersebut.
Yang pasti Kunjungan Bupati Tasikmalaya ke salah satu Wilayah Kampung terpencil itu merupakan salah satu Kunjungan Dinasnya , ketika di tanyai Media Bupati menyatakan " Sengaja kami datang ke kampung ini agar suasananya tidak merepotkan Pihak manapun , pihak Pemerintahan Desa dan Pemerintahan Kecamatan Salawu,tujuan kunjungan kami beserta Rombongan tiada lain kami akan mengecek keberadaan Jalan Kampung dan Saluran Irigasi yang mudah-mudahan ada dananya untuk mengatasi keadaan di Kampung ini" Jelasnya.
Dalam kunjungan tersebut Bupati menyempatkan Berzamaah Shalat Jum,at di Mesjid Kecil Nurul Ichsan dengan Warga Kampung setempat,dan sempat menyampaikan Tausyiah sebelum Shalat Jum,at di Mulai , Camat Salawu H.Asep-pun yang tergopoh-gopoh datang sempat menyampaikan Kata terima Kasihnya atas Kunjungan Bupati tersebut, begitupun Kepala Desa Tenjowaringin Abdul Qodir menyampaikan Rasa Harunya atas kedatangan Bupati Tasikmalaya ke Kampung itu.
Erwan Ernawan salah seorang tokoh Pemuda Anshor Desa Tenjowaringin sempat mengomentari kedatangan Bupati Tasikmalaya ke Wilayah Desanya " saya sebagai Warga masyarakat mengucapkan terima kasih sedalam-dalamnya kepada beliau , atas kunjungan ini, namun kami-pun berharap semoga Pak Haji Uu Ruzhanul Ullum (Bupati-Red) melihat, mendengar keluh kesah warga masyarakat , dan meskipun warga masyarakat tidak pernah tanya jawab , mudah-mudahan pak bupati mengetahui dengan secepatnya membantu Kampung ini menata Jalannya yang jelek ini , dan memperbaharui Bangunan Mesjid Nurul Ihsan ini " Ucapnya.
Dengan berbagai harapan yang ada Warga Kampung merasa gembira karena Bupatinya sendiri Datang walau tanpa di undang.(Rizal)