Minggu, 15 September 2013

PARA KEPALA DESA SE-KECAMATAN SALAWU "SUMRINGAH'" DENGAR PERNYATAAN KETUA DPRD II KABUPATEN TASIKMALAYA

Photo: Ketua DPRD II Kabupaten Tasikmalaya H.Ruhimat ketika menyampaikan pidatonya di Kantor Kenamatan Salawu.(DocSKJ)
Salawu,Kabupaten Tasikmalaya: SMJ,
Ketua  DPRD II Kabupaten Tasikmalaya Drs H.Ruhimat M,pd kunjungi Wilayah Dapil 7 sesuai Usungan Wilayah Kerjanya.
Hal tersebut sebagai Wujud " Silaturrachmi bersifat Luas"(Resess)  , dalam kunjungannya sebagai Ketua Dewan DPRD II tersebut H.Ruhimat sempat menyampaikan beberapa patah kata "Petuah" kepada para Kepala Desa waktu itu," Pokoknya kalau Jadi Kepala Desa itu , jangan hanya menunggu Program saja coba Ciptakan berbagai bentuk kerja yang bisa mengangkat taraf hidup Warga Masyarakat" Ucapnya.
Berbagai usulan dari Kepala Desa (12 Desa yang ada di Wilayah itu) coba di Simak satu- persatu olehnya dalam Seasion "Tanya Jawab" yang di satu paketkan dengan Acara tersebut, salah seorang Kepala Desa sempat menyampaikan "Unek-uneknya" dalam Acara tanya Jawab tersebut , dan langsung di Jawab dengan jawaban yang bisa di mengerti oleh para Kepala Desa "Saya adalah seorang Manusia biasa , yang tidak luput dari Kesalahan dan dalam Silaturrachmi ini saya secara langsung minta maaf atas apa yang telah saya lakukan , dari ucapan , perbuatan saya yang banyak kekurangan dalam menjalankan Tugas sebagai Ketua Dewan " Jelasnya.
Kepala Desa Jahiang Yahya Karma Atmaja menomentari kedatangan H.Ruhimat ke Kecamatannya " Saya bersyukur atas segala "Petuah" pak Ruhimat , dan sekarang saya merasa lega , karena Khusus untuk Wilayah Kecamatan Salawu ini Ketua Dewan akan selalu Memprioritaskan berbagai bantuan Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya" Ucapnya.
Salah seorang tokoh Kecamatan Salawu melontarkan pertanyaan dan harapannya pada saat itu " Wilayah Kecamatan ini adalah merupakan Wilayah yang dinyatakan "Bertanah labil" dan mudah sekali terkena longsor bila musim penghujan datang, kami meminta Kepada ketua Dewan Kabupaten Tasikmalaya , untuk secara cepat mengatasinya apabila Warga Masyarakat meminta bantuan Pemerintah Daerah" Ungkapnya dan H.Ruhimat menjawab dengan jawabannya yang bernada Diplomatis menenangkan Warga Masyarakat.
Para Kepala Desa-pun Pulang dengan "Gembira" atas Acara yang di Fokuskan di Kantor Kecamatan setempat itu , dan Acara itupun bubar sesuai dengan jadwal Acara yang di tentukan.(Engkos Sutrisno)
 


TATA ALIMUDDIN MUTLAQ TERPILIH JADI KADES KAWUNGSARI

Photo: Pengambilan Sumpah para saksi dan Petugas Acara Pilkades di saksikan Camat Salawu ,Polsek,dan Koramil setempat (Doc:SKJ)
Photo: Keantusiasan Warga Desa Kawungsari ketika Pilkades Desanya "Ketiaka mengantri akan menuju bilik Suara"
Photo: Suasana di Luar Lapangan (Bilik Suara) Pilkades Kawungsari "Rame,,Hajat lembur",,(Doc:SKJ)
Salawu,Kabupaten Tasikmalaya; SKJ,
Bertempat di Lapangan Bola Poly Desa setempat , Pilihan Kepala Desa Kawungsari Kecamatan Salawu di laksanakan Hari Minggu (15-09-2013) .
Acara di Mulai sekitar Pukul 08:00 Wib dengan Permulaan Acara mengambil Sumpah para Saksi dari 2 Orang Calon yang "Manggung" pada Perhelatan Acara 6 Tahun sekali tersebut.
Dengan berbagai Wejangan Ketua Panitia (Team Panitia se-belas) Acara tersebut sempat di saksikan Polsek dan Danramil (Koramil Salawu) serta pihak Pemerintah Kecamatan setempat , dengan Acara yang di Sett "Hidmat" itu para Saksi dan Keamanan Daerah seperti Barisan Pertahanan Sipil dan Organ-organ kemayarakatan yang lainnya turut pula ikut mengkondusifkan Acara tersebut.
Acara Pilkades tersebut sempat di Ramaikan para Pedagang Musiman yang mencoba "Mengadu Untung" dalam Moment Acara "Hajat Kampung/Desa" dan warga Masyarakat Calon Pemilih Wajib-pun tersedot Hadir ke Arena Pilkades Kawungsari , warga bersuyun-duyun menuju tempat Pencoblosan.

MELAHIRKAN PEMIMPIN BARU.

Pilkades Kawungsari itupun menghasilkan Pemimpin Baru dengan Perolehan Suara Mutlaq (Sah) Sebanyak 1333 Atas Nama Tata Alimuddin di Urutan Calon No 1 , dan Lawannya Muflihin hanya mendapatkan 638 Suara , dan Tata Alimuddin terpilih secara Demokratis dengan suara yang lumayan Telak.
Terhitung dari Wajib Pilih yang terdata 3250 (Wajib Pilih) menyisakan 1110 Suara yang tidak masuk dan tidak mencoblos dengan Rincian Suara Sah yang terkumpul data Suara Tidak sah sebanyak 88 Surat sauara dan Suara yang Blanko sebanyak 8 Surat sauara.
Kasi Pemerintahan Kecamatan setempat Ade sempat berpendapat " Pilkades Di Desa ini terbilang sukses tidak ada Exes , dan pemilih-pun datang sekitar 76,8% " Jelasnya.
Profil dari Dua calon Kepala Desa tersebut telah di kenal Oleh Warga Desa tersebut karena keduanya adalah Ex-Pegawai Desa Kawungsari , salah seorang Warga Masyarakat Desa itu ikut nimbrung menyikapi hal itu " Tata Aliddin dan Muflihin saya kenal keduanya, karena sering ketemu ketika saya ke Kantor Desa guna berbagfai keperluan, dan mudah-mudahan bisa meneruskan perjuangan Kuwu Arum ( Ex-Kepala Desa yang Dulu) dan semoga ke depannya Kuwu baru ini bisa menciptakan Desa ini menjadi Potensial di berbagai Moment,,!!" Ujar Mak,mun.
Tata Alimuddin tidak bisa di temui karena sedang sibuk lewat (Wakil Pembicaranya) menyembutkan,"semoga Kuwu baru itu bisa menuntaskan apa yang diinginkan Warga Masyarakat Desa Kawungsari .dan amanah yang di berikan kepada Kuwu Baru semoga semuanya jadi "Bisa", dan di berikan kemudahan (Amiiin ,,,!!) . (Rizal).
       

Jumat, 13 September 2013

TEMU MUKA ANTARA APDESI KECAMATAN LEUWISARI DENGAN PARA KULI TINTA DAN LSM SE-WILAYAH KABUPATEN TASIKMALAYA

Photo: Acara Temu Muka para Wartawan dan LSM se-Kabupaten Tasikmalaya dengan APDESI Kecamatan Leuwisari (Doc:SKJ)
Leuwisari,Kabupaten Tasikmalaya: SKJ,
APDESI (Asosiasi Para Kepala Desa) Kecamatan Leuwisari undang Wartawan,LSM dan Organ Control Social lainnya dalam Acara Rapat Koordinasi Wilayah Pemerintahan Kecamatan Leuwisari .
Acara tersebut di selenggarakan di Kediaman Ketua APDESI Leuwisari yang baru Kuwu Endang yang kini Jadi Kepala Desa Mandalagiri .
Kepala Desa se-Wilayah Kecamatan Leuwisari dari 7 Desa yang ada di Wilayah itu Hadir menyempatkan diri dalam rangka Tatap Muka dengan beberapa Wartawan dari berbagai Media yang ada di Wilayah Kabupaten Tasikmalaya.
Berbagai hal di rumuskan dalam Acara singkat tapi padat tersebut , diantaranya tentang Mekanisme "Berlangganan" Koran-koran Media Mingguan dan harian untuk Wilayah Kecamatan Leuwisari.
Pertemuan yang langka tersebut di adakan karena memenuhi Aspirasi para Kepala Desa yang "Sedikit Gerah" tentang kedatangan berbagai Element yang meng-atas Namakan Media dan LSM ke Wilayah-Wilayah Desa dan bahkan Para Kuwu (Kepala Desa) se Wilayah itu sangat keberatan kepada beberapa Kelompok Orang yang meng-atas Namakan berbagai Media dan LSM dari berbagai Nama Media dan LSM yang malang melintang di Wilayah Kecamatan itu.
Ketua APDESI Kecamatan tersebut menyampaikan "Unek-uneknya" pada saat itu " Kami sangat menghargai keberadaan Media sebagai Mitra Kerja kami sebagai Kepala Desa , cuma yang kami kehendaki bila datang ke Kantor Desa , kalau bisa jangan bergerombol "Abring-abringan" ,,dan mohon kami jangan di pakai Pemanfaatan dengan tata cara kami yang kadang "Bingung,,!!" untuk ngasih "Susuguh" kepada yang mengatas Namakan Media dan LSM " Ucapnya.
Hal tersebut sempat di tepis Media lewat Mediator Para Media " Mudah-mudahan tidak salah kami menyebutkan , bahwa Legalitas kewartawanan itu telah di atur dalam berbagai Kriteria Kewartawanan Indonesia yang tidak lepas dari Kode Etik Journalistik Indonesia, dan Legalitas itu telah Jelas salah satunya "Pembuktian" bahwa Dirinya Wartawan atau bukan mereka Telah di beri ID Card dan Tanda pengenal Medianya masing-masing , dan apabila Media yang mencantumkan Namanya seseorang di Media yang bersangkutan " Jelasnya.
Terlepas dari keberadaan "Kunjungan" para Media (Abal-abal) yang di keluhkan Para Kepala Desa pihak Pokja Wartawan Cabang Tasikmalaya berkomentar melalui Mediatornya Asep MR " Bila hal itu di diamkan maka akan mengganggu Profesi Wartawan yang sungguh-sungguh menjalankan Profesinya sebagai Wartawan yang Profesional " Pungkasnya.
Acara bubar dengan tenang dan Damai dan mencapai kesepahaman dengan cara mengedapankan tali Silaturrachmi yang erat untuk kedepannya , dan semua Wartawan berharap "Kinerja Ketua APDESI Leuwisari yang baru" bisa lebih Komunikatif lagi ke Depannya.(Rizal)
 

Kamis, 12 September 2013

DESA SUKAMANTRI KECAMATAN CIAWI "SEMPAT DAPAT PERHARGAAN" SEBAGAI PERCONTOHAN PENDISTRIBUSIAN BERAS RASKIN "

Photo: Perangkat Desa Sukamantri berfhoto bersama di dalam Kantor Desanya (Doc:SKJ)
Ciawi ,Kabupaten Tasikmalaya: SKJ,
Desa Sukamantri Kecamatan Ciawi , letak kantor Desanya tepat di samping Kantor Kecamatan setempat,Kantor Desa yang letaknya di Pinggir Jalan Provinsi itu kelihatan sangat Kontras dengan Keadaan jalan dengan bangunan Kantor Desa yang amat sederhana , dengan keberadaan mebeler yang sudah pada Tua dan perangkat IT -pun nyaris tidak ada , di Meja para Pegawai Desa dan di ruangan Para Kaur dan Sekertaris Desa itu terlihat hanya sebuah Mesin Ketik manual , hal tersebut sempat di keluhkan oleh Dusef salah seorang Pegawai Desa yang telah lama jadi Perangkat Desa Sukamantri tersebut.
Dusef bertutur kepada Media " Bagai mana kami bisa bekerja Oftimal , alat-alat kantor yang kami jalankan juga hanya ketikan manual ini " Ujarnya dengan senyum masam.
Kepala Desa Sukamantri yang baru  ( baru menjabat selama Empat Bulan ini) Mamat Rahcmat yang akrab di panggil (Kang Domet) oleh para Pecinta Sepak Bola di Wilayah Kabupaten dan Kota Tasikmalaya -pun sempat menimpali komentar bawahannya " Untuk menciptakan ke nyamanan para pegawai kami di Desa , alangkah perlunya Pemerintah Pemkab Tasikmalaya membantu kami dari segala sisi, seperti bantuan perangkat kantor dan terutama bantuan-bantuan yang bersipat permanent seperti pembangunan Jalan-jalan kampung di Daerah (Desa-Red) kami ini" Ungkapnya.
Bukan hal yang di Buat-buat dari Pengabdian Pegawai Desa ini , dalam Perealisasian Raskin ( Beras untuk Warga Miskin) dalam kurun Waktu sepanjang pengabdiannya merealisasikan Program Beras Raskin , Desa Sukamantri sempat mendapat "Aplous" penghargaan dari Pihak Bulog Devre Priangan Timur (Gudang Tasikmalaya) sebagai Desa percontohan realisai Beras Raskin untuk Warga (Prioritas Program).
Dusef yang jadi Satuan Tugas (Satgas) Raskin Desa tersebut melanjutkan kata-katanya " Mudah-mudahan Program ini yang di amanhkan ke-pihak kami di pemerintah Desa ini bisa terjaga ke-kondusifannya, karena kami tidak akan Neko-Neko dalam perealisasiannya dan Plus minusnya dari Pendistribusian ke Warga Prioritas Raskin itu telah kami lakukan dan Al-hamdulillah kami mendapat penghargaan pada Awal Bulan di tahun 2013 saat itu sebagai Desa percontohan Pendistribusian Beras Raskin se-Wilayah Kabupaten Tasikmalaya" Jelasnya.
Kepala Desa setempat-pun sempat menuturkan kata-kata harapannya " Setelah kami merealisaikan berbagai Program-program Bantuan dalam tahun ini mudah-mudahan kami bisa menjaga amanah kepercayaan Warga masyarakat Desa Sukamantri ini, dan segala upaya kami ini semoga bermanfaat bagi Warga Masyarakat Desa kami " Pungkasnya.(Rizal)
 

WARGA CIRUKUY DESA CISAYONG DI GEGERKAN PENEMUAN MAYAT BAYI PLUS TALI ARI-ARINYA YANG TELAH MEMBUSUK

Photo: Mayat Bayi Malang yang di Ketemukan Warga di Kampung Cirukuy Desa Cisayong (Doc:SKJ)
Cisayong,Kabupaten Tasikmalaya: SKJ,
Masyarakat Kampung Cirukuy Desa Cisayong Kecamatan Cisayong , di gegerkan dengan Penemuan Mayat Bayi lengkap dengan tali ari-arinya dalam Keadaan telah membusuk yang di bungkus dengan Selimut (Warna Putih bergaris hitam) , orang pertama yang menemukan "Kebetulan" adalah Ketua Rt.04 Didin (45).
Menurut penuturan Didin kepada Media menyebutkan " Sekitar pukul 06:30 (Pagi) Hari ini Kamis (12-09-2013) ketika   dirinya hendak pergi  ke Sawah miliknya (Berdekatan dengan TKP) guna membakar Areng (Batok Kelapa) yang telah di lakukan rutin sebagai kegiatannya ketika musim kemarau , dia di kagetkan oleh "Bau busuk yang menyengat, dan pandangannya tertumpu ke Buntelan selimut (Putih Bergaris ) yang terletak di pinggir tebing Sungai yang membentang di bawahnya (Sungai Ciloseh) , selidik punya selidik Didin mengambil galah untuk mengapai Bungkusan selimut yang telah di kerubungi lalat , betapa kagetnya Ketua Rt di kampung cirukuy itu ketika terbuka bungkusan oleh galah yang di bawanya "ternyata" ada seonggok Mayat bayi di bungkusan itu.
Secepat itu Didin Pulang ke Kampungnya yang berjarak sekitar 800m dari Tempat kejadian dan menemui Ketua RW (Rukun Warga) yang di teruskan melapor ke Desa setempat , dengan sigap pula Pihak Pemerintah Desa setempat menghubungi Kapolsek Cisayong yang langsung Olah TKP ketika itu Juga.
Kejadian penemuan Mayat Bayi itu sempat jadi Tontonan Warga sekitar , Warga yang menonton "Mayat" bayi itu sempat ada yang menagis terharu dan berkata " Alangkah Biadab Ibunya dan siapapun orang yang telah membuang Darah dagingnya sendiri ke Tempat Sunyi tersebut" Ungkapnya dengan menyeka Air Matanya.
Dari bincang-bincang singkat Media dengan Anggota Polsek Cisayong yang turun kelapangan di peroleh keterangan sementara " mungkin kejadian di buangnya sekitar tiga atau empat hari yang lalu, seperti terlihat jalan ini adalah jalan setapak yang menuju ke sawah tempat Warga berjalan menerobos guna ketempat tinggalnya di sebrang sana (Kampung Cirukuy-Red) dan Mayat bayi ini mungkin akan di bawa oleh Pihak Polres guna keperluan Identifikasi lebih lanjut" Jelasnya.
SKJ sempat mengklarifikasi pihak Pemerintah Desa setempat dan di dapat keterangan , dari Kaur Pemerintahan Desa Cisayong Suryana " Mayat bayi malang itu di perkirakan bukan Warga kami, karena belum di peroleh keterangan Warga yang melapor, namun kamipun siap untuk menerima aduan Warga bila mendapatkan gejala-gejala pelaporan warga dan insya Alloh kami akan langsung melaporkan hal tersebut ke pihak Polsek Cisayong",Ucapnya.

Dari pantauan Media di tempat kejadian perkara , Daerah tersebut gelap tidak adanya Penerangan Sarana Umum (Lampu PSU) dan Jalan Akses jalan CISINGA yang membentang dari Arah Cipasung Singaparna ketika Akan memasuki Daerah Kecamatan Cisayong ketika hari menjelang malam sangat gelap gulita dan Jarangnya perumahan penduduk di Daerah tersebut , salah seorang Warga sekitar berkomentar " di sini sering terjadi Pemalakan dan di mungkinkan sangat rentan terjadi tindakan Kriminal dari Orang-orang jahat "Tuturnya.
Setelah Pihak Polsek Cisayong Olah TKP dari Pihak Polres Tasikmalaya melanjutkan upaya penyidikan dan Mayat Bayi yang telah membusuk tersebut di Bawa guna penyidikan lebih lanjut.(Rizal) 

Selasa, 10 September 2013

DANA PPIP TAHUN 2013 UNTUK WILAYAH KABUPATEN TASIKMALAYA "BANYAK YANG MENGKLAIM" ,,,,"AKULAH PENGUSUNGNYA,,!!" BPK RI,KPK,KEJARI,KEPOLISIAN DI HARAP TURUN TANGAN !!!!,,,

Ilustrasi-(Sumber NET)
KATAGORI: OPINI
Oleh             : Rizal

Singaparna,Kabupaten Tasikmalaya: SMJ,
Rencana di Turunkannya Dana PPIP (Program Pembangunan Infrastruktur Perdesaan) Tahun 2013 yang rencananya akan di turunkan (Di Cairkan) untuk Wilayah Kabupaten Tasikmalaya , kini hanya jadi bahan "Obrolan" dan peng-klaiman tentang pencairannya "Entah kapan" dan siapa pengusungnya itu yang jadi bahan obrolan para Kepala Desa se-Wilayah Kabupaten Tasikmalaya.
Sahabat-ku di lapangan membisikan kepadaku "Bahwa ada pertemuan Rahasiah di Sebuah Hotel (Semi Bintang yang terletak di Kota Tasikmalaya) Pada Waktu lalu , dan penulis sempat bertanya , "Kapan turunnnya? dan siapakah yang harus di Hubungi sekarang?,dan Dinas mana terkait Program ini?,sahabatku pun sempat membisiki "Tepat" ke telingaku " inilah Namanya,,,,,,,(,,,,,,,,,,,) "Bisiknya.
Lalu aku mencoba bertanya dengan Instingku yang suka Rada (Nyleneh,,) kepada seseorang yang kurasa "Bisa Menjawab" keherananku , orang kedua (Temanku Juga) bercerita juga "Nanti pokoknya 48 Desa yang ada di Wilayah Pemkab Tasikmalaya dari Jumlah 351 Desa yang ada di Wilayah ini ,pasti akan menerima Dana PPIP tersebut" Dia bicara dengan nada "Rada" berbisik ke Telingaku.
Tetap aku bertanya kepada "Temanku" itu seperti Pertanyaan yang ku Ajukan ke Temanku yang pertama , namun yang mengherankan nya Kenapa yang "Mengklaim" Dana itu Atas "USUNGAN" dirinya sendiri atas dasar bahwa Dirinya orang Dekat dengan "Pusat" (Jakarta).
Kedua kalinya aku Heran , yang jadi ganjalan pertanyaan hatiku adalah "Kenapa Nama pengusung Dana PPIP ke Kabupaten Tasikmalaya itu ada beberapa orang yang mengklaim dan apa maksud dan Tujuannya?,aku tidak lantas menjejali dia dengan "Kriteria" Pernyataan karena aku takut "Menyinggung" perasaanya.
Yang lebih mengherankan lagi , Rumor tentang adanya "Jual-Beli" Program dan bagi aku sebelum Data kejanggalan tentang hal tersebut harus ada Bukti Fisik dulu  , keherananku bertambah ketika aku mendengar bahwa Dewan  Perwakilan Rakyat Pusat & Daerah itu Pun mengklaim Dana PPIP 2013 ke Kabupaten Tasikmalaya itu mereka yang mengusungnya ,,,!!! dan para Kepala Desa yang kini hanya bisa menunggu dan menunggu"Benar" cair apa bagaimana atau apa tidak?? .
Setelah berbagai pertanyaan yang "Terus menghantui" pikiranku sebagai penulis , kini aku tidak bisa berfikir lagi , karena Dana yang di Sediakan Rp.250.000.000/Desa Usungan itu , kini banyak yang mengklaim "Bahwa Seseoranglah yang mengusungnya" dan Manfaat bagi si-Pengusung mungkin "Tentang Vie" "Pi" atau Fi,,Proyek tersebut (Mungkin itu baru dugaanku) .
Aku sempat berfikir " Dana PPIP Tahun 2013 untuk Wilayah Kabupaten Tasikmalaya yang di Rencanakan untuk 48 Desa Usungan harus di Kawal Team Ahli Hukum atau Setara Kejaksaan Republik Indonesia dan BPK RI , atau KPK harus Turun Tangan ,,!!!" Nantinya karena Pradugaku (Mudah-mudahan gak Salah) kenapa mesti banyak yang mengklaim,,???",,,,!!!".(Rizal)  

SILATURRACHMI APDESI DENGAN BUPATI TASIKMALAYA "DI MANFAATIN" SESEORANG CALEG PROVINSI JAWA BARAT DAPIL XI

Photo: Acara Silaturrachmi DPC APDESI Pemkab Tasikmalaya dengan Bupati Tasikmalaya di Gedung Pendopo .(Doc:SMJ)
Singaparna,Kabupaten Tasikmalaya: SMJ,
 Bertempat di Pendopo Komplek Gedung perkantoran Kabupaten Tasikmalaya di adakan Halal bihalal DPC APDESI Pemkab Tasikmalaya bersama Bupati Tasikmalaya Tadi Siang ,Acara tersebut di "Kotori" dengan Kampanye terselubung salah satu Kandidat Calon Anggota Legislatif  Tingkat II Jawa Barat .
Kejadian tersebut , terpantau Media ketika Para Kepala Desa se-Wilayah Pemkab Tasikmalaya mengisi Daftar hadir dan membubuhkan Tanda tangannya Panitia Acara dalam Halal bi Halal itu membagikan Snack per-satu orang yang hadir dan "Kaos" Warna Hijau dengan Kerah berwarna Kuning bergambar Logo Partai P3 plus Nama seorang Kandidat Calon Anggota Legislatif Tingkat Profinsi Jawa Barat dari Partai berlambang "Ka,bah".
Keanehan tersebut sempat menacing Reaksi keheranan para Kuli tinta yang banyak Hadir dalam Acara tersebut , acara berlangsung dengan nyaman dan terkendali .
Bupati Tasikmalaya H.UU Ruzhanul Ullum yang jadi Bintang dalam Acara Rutin Organisasi APDESI tersebut sempat mengisi "Tausiah-tausiah" nya dengan berbagai Wejangan dan ucapan-ucapan Harapan dengan bahasa "Tidak Menjajikan" Bupati sempat berkata dalam Pidato tanpa Tex-nya " Mudah-mudahan kami bisa mewujudkan Rumah Dinas para Kepala Desa se-Pemkab Tasikmalaya " Ucapnya.
Dalam seasion Acara Tanya jawab dengan Bupati , salah satu Kepala Desa sempat mengomentari Pidato tanpa Tex-nya Bupati Tasikmalaya " Kami harap pak Bupati jangan hanya mengiming-imingi Program yang baru, tengok saja Kantor Desa -Desa di Wilayah Pinggiran Kota Kabupaten, bapak akan tercengang dengan Kondisi bangunan yang sudah lapuk dan memerulkan Perbaikan dengan secepatnya" Ujarnya yang sempat diiringi Aplous tepuk tangan Hadirin yang ikut duduk mendengarkan Pidato Bupati H.UU Ruzhanul Ullum.
Salah seorang Kepala Desa ikut mengomentari Pidato  Bupati setempat " Kalau saja Anda-anda para Media datang ke Desa kami di Desa Cayur   Kecamatan Cikatomas , maka akan terlihat dengan Kepala sendiri , bangunan di Desa-kami itu hanya  hanya berupa Bangunan yang telah lapuk di Makan usia,dan tempat Duduk (Kursi)  Kepala Desanya saja  seperti gambaran "Bangku anak Sekolah Dasar(SD)" Ujar Ana Ruhyana dengan senyuman Masamnya.
Acara yang sempat terkotori oleh Ulah Caleg Atas Nama Hj.Nurhayati dari Dapil XI tingkat  Jawa Barat tersebut  sempat di Klarifikasi kepada Ketua APDESI DPC Kabupaten Tasikmalaya H.Asep , dalam penjelasnya H.Asep berkomentar singkat " emangnya kalau para Kepala Desa se-Tasikmalaya bisa di arahkan gitu,,,? Pungkasnya dengan nada humor.(Rizal)