Senin, 03 Desember 2012

SMP ISLAM PANIIS DAPAT DANA PEMBANGUNAN RUANG KELAS BARU

Beginilah Keadaan Photo SMP Islam Paniis yang memperoleh Dana Rp.170.000.000-an tersebut (Doc:Mpp)
Kabupaten Tasikmalaya:
Salah sebuah Sekolah Menengah Pertama Islam yang memperoleh Dana DAK Ruang Kelas Baru (RKB) adalah Sekolah SMP Islam Paniis Kecamatan Leuwisari, dengan Kisaran Biaya Rp.170.000.000-an .
Belum di Ketahui Jelas bagaimana Kronologis Dana tersebut karena Sewaktu Media Perjuangan Penghubung berusaha bertemu dengan Kepala Sekolah yang akrab di panggil Bu Tintin sedang tidak ada di Ruangan Kantornya , salah seorang Guru yang mempersilahkan Masuk menjawab bahwa Kepala Sekolah sedang "Ke Dinas" Jelasnya.
Kepastian Dana DAK RKB yang di Peroleh Sekolah tersebut belum pasti namun Jelas di Sekolah SMP Islam tersebut sedang ter-Konsentrasi membangun Ruangan dengan cara di Sett Kelas di jadikan Ruangan dengan cara di Cor lantai Atasnya.
Para Pekerja yang mengerjakan Bangunan tersebut pun tidak bisa di mintai Keterangannya karena mereka ketika di tanya menjawab dengan bahasa biasa " Tidak Tahu , saya hanya mengerjakan Pekerjaan ini " Ungkap seorang Tukang Bangunan yang tidak mau di Sebutkan Namanya.
27 (Dua Puluh Tujuh) Ruangan Kelas yang Ada belum lah Cukup menampung Murid sekitar 700-an Siswa/i Sekolah dengan Kapasitas yang Lumayan "Memadai" , namun sayang Media Perjuangan Penghubung tidak bisa bertemu dengan Kepala Sekolahnya, Guna mepertanyakan Kronologis dan kewajiban seorang Wartawan yang Hanya ber-haq Untuk bertanya tersebut.(Rizal)

Sabtu, 01 Desember 2012

AKSES JALAN TEMBUS 3 KECAMATAN SANGAT JELEK PEMERINTAH TUTUP MATA

Kabupaten Tasikmalaya Media Perjuangan Penghubung:
Jalan Warung Legok Desa Sukanagara Kecamatan Tanjungjaya - Burujul Jaya Kecamatan Parungponteng , Hancur berat , sampai saat ini belum di Perbaiki sama sekali Oleh Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya.
Hal tersebut terpantau Media Perjuangan Penghubung , ketika melawat ke Daerah tersebut , jalan sepanjang Kurang Lebih 10 Km tersebut sangat mengkhawatirkan Para pengguna Jalan karena Jalan terjal berbatu tersebut belum di Sentuh lagi pembangunan apapun.
Warga dari Tiga Kecamatan (Kecamatan Tanjungjaya,Mangunreja dan Warga Kecamatan Parungponteng) yang biasa melewati jalan itu sangat menyesalkan "Belum" tereaelisasinya Pembangunan jalan ke Daerah mereka , seorang Warga Kecamatan Tanjungjaya Asep menyatakan " Jalan ini adalah jalan tembus yang biasa di lewati Warga dari 3 Kecamatan , seandainya Jalan ini di Perbaiki mudah-mudahan dapat mengenjot Per-Ekonomian Warga dari 3 Kecamatan yang ada , dan jalan jelek ini sering menyebabkan terjadinya kecelakaan karena apabila Hujan besar mengguyur daerah kami maka Lumpur Tanah jalan akan menyebabkan jalan jadi licin dan sangat menyulitkan Para pengendara yang akan bepergian ke beberapa daerah tujuan , kami himbau kepada Pemkab Tasikmalaya agar secepatnya memperhatikan pembangunan jalan ini " Ujarnya.
Suasana jalan pun terlihat berupa jalan Tambal sulam di Tengah-tengah Jalan sepanjang Kurang lebih 10 Km tersebut , ada yang berupa Tembok jalan Hasil Swadaya "saking - Inginya Warga mempunyai Jalan Bagus " dan Jalan ini adalah merupakan Akses jalan Terobosan ke Daerah Tasikmalaya Selatan terutama ke Daerah Kecamatan Parungponteng.
Kronologis jalan Arah dari Ibu Kota Kabupaten Tasikmalaya (Singaparna) melewati Jalan Protokol Profinsi (Singaparna - Garut) belok di Sekitar Kilometer 1/2 Km ke Arah Kanan Jalan (Legok Cimaung) , dan Keberadaan jalan dari Mulai masuk ke Wilayah ini telah di Perbaiki dengan Proyek Dana Profinsi sepanjang 2 Km , namun pass akan Masuk ke Daerah Warung Legok maka akan terasa Nuansa Jalan Hancur tersebut.
Beberapa Orang Tokoh Masyarakat dari Tiga Kecamatan Akses jalan tersebut menyesalkan keterlambatan Pemerintah Pusat dan Daerah membangun Infrastruktur Fital tersebut. Salah seorang Kepala Desa yang tidak ingin Namanya di Tulis menyatakan " Acuan Pemerintah Jawa Barat Umumnya dan Pemkab Tasikmalaya Pada Khususnya adalah membangun Infrastruktur jalan , terutama Jalan ke Daerah kami ini , karena saya jamin berbahaya Bagi Acuan Politis Pemkab itu sendiri apabila Jalan (Infrastruktur) tidak segera di perbaiki , karena akan menimbulkan gejolak ketidak Puasan kepada Pemerintah Daerah itu sendiri , dan saya jamin akan ada Gejolak Demontrasi besar-besaran ke Gedung Pemkab nantinya" Ungkapnya dengan Nada berapi-api.
Salah satu Wilayah Jalan "Suasana Jalan Hancur" di Sekitar Kampung Balandongan (Kecamatan Mangunreja) Akses jalan Hancur(Doc:MPP)
Sangat di mengerti kenapa Warga Masyarakat berang menyikapi Keterlambatan Pembanguna Infrastruktur jalan ke Daerah tersebut , karena Badget Ongkos untuk para Pengguna jalan apabila akan be-pergian harus mempunyai "Dana" tebal karena Ongkos ke Arah Kota ( Ibu Kota Kabupaten Tasikmalaya Singaparna ) bisa mencapai Rp.35 .000 dari Daerah Desa Sukanagara bila Menggunakan Ojek , dan suasana itu mengganggu Aktifitas perekonomian real Warga Masyarakat , seperti Tukang Warung kecil-kecilan banyak mengeluhkan Jeleknya Akses jalan tersebut.

Salah seorang Tukang Warung di Akses jalan itu Bu Ikah (43) menyatakan " Saya punya Pengalaman sangat menyedihkan karena Jalan Jelek itu , sewaktu saya belanja Telur ke Pasar Induk Singaparna , hampir semuanya telur yang saya bawa sebanyak 7 Kg pada Pecah , saya sampai menangis waktu itu " Pungkasnya.( Rizal)   

Rabu, 28 November 2012

MASIH PERLUKAH PILIHAN GUBERNUR JAWA BARAT ??

LOGO PROFINSI JAWA BARAT
Tasikmalaya Media Perjuangan Penghubung:
Pilkada (Pemilihan Kepala Daerah) Jawa Barat yang akan di Mulai pada Bulan Pebruaru 2013 (Rencananya) , telah terasa Denyutnya , namun semua Kandidat (Diperkirakan) sedang melakukan Tiarap guna melihat seberapa Kekuatan lawan Main .
Sejauh yang kita Ketahui Pilgub (Pilkada) Jawa Barat belum menghasilkan Pemimpin yang benar-benar membawa Warga Jawa Barat ke Arah kemajuan yang Signifikan , karena Berbagai Kegagalan demi kegagalan Usungan Para Gubernur Jawa Barat telah terpampang sudah , dan bukan perkara yang harus di sembunyikan lagi , terutama Dalam menerapkan Kesejahteraan Warga Masyarakat Sunda pada Umumnya.
Segala Kiprah Mereka terlihat Sudah namun Hasilnya seakan Jadi Nol (0) Besar seperti Program Pendidikan Gratis yang di Usung Pemerinatahan Gubernur terpilih (Heriawan-Dede) , salah seorang Petani Udin (68) Warga Kecamatan Sodong menyikapi Ke-pemimpinan Gubernur terpilih Sekarang " Saya mah tidak tahu Wajahnya gubernur , mana jasanya kan kemarin katanya mau menggratiskan Pendidikan ternyata betul Gratis tapi Buku-Buku (LKS Dll ) tetap harus bayar , dan anak saya si Nyai ,,tetap harus membayar mahal untuk masuk SMA ,,ah ga Bener lah ,," Celotehnya bak Politisi.
Salah Seorang Kepala Desa di Wilayah Garut Selatan yang tidak mau di Sebut Namanaya menyatakan " Dalam menerapkan Undang - Undang No 6 Tentang Kesejahteraan Desa-Desa pun Gubernur mana yang betul-betul berjuangan Rakyat Jawa Barat?? ,,semuanya Bohong Belaka lah,,," Ucapnya.
Berbagai Issue seputar Pilkada Pilgub Jawa Barat telah di usung berbagai Media Lokal Regional dan Media Nasional (Cetak atau-pun Elektronik) namun semuanya Disinyalir akan menimbulkan Dampak Buruk bagi kelangsungan Demokrasi di Indonesia tercinta karena lagu lama terdengar Kembali , para Kandidat Gubernur Gencar melakukan Manufer-manufer Politik dari mulai Manufer konsolidasi Politis dan Seakan mendekati Rakyat dengan cara perusahaan  MLM  ataupun dengan Dalih Penyantunan Kaum Jompo dan Mengambil inisiatif menyantuni Anak Yatim dan kaum Papa tidak berdaya lainnya.
Namun semuanya itu telah jadi bahan Guyonan Warga Jawa Barat itu sendiri karena Cara dan Tak-Tik mereka telah Basi , karena hanya Mengambil Hati simpati nya saja .
KECENDRUNGAN "INGIN PEGANG LAGI JABATAN":
Entah apa yang ada di "Pikiran" para Pejabat yang Habis masa Jabatannya atau "Cendrung" mempunyai Pola Fikir sama Di seluruh Nusantara , "Ketika habis Masa Jabatan Politisnya" mereka Cendrung TANDANG MAKALANGAN LAGI , seakan tidak memberi Ruang bagi Para "Manusia Pintar" di Daerah atau Kepulauan tersebut, dan ini Nyata di JAWA BARAT , seperti mencalonkannya Gubernur dan Wakil Gubernur (yang lalu), mereka tidak begitu menggubris bahwa Mereka jelas " Tak Tamat" Tak-Menamatkan apa yang jadi Usungan "pada Permulaan KAMPANYE pada PILGUB yang lalu.
Ada lagi yang Menarik " Calon Gubernur Yang akan TUTURUT MUNDING dari Mulai Kostum, gaya Kampanye , kepada Gubernur Kepala Daerah yang terpilih karena Bajunya Kotak-Kotak (Misalnya),Kita patut "Malu Sedikit" karena sebetulnya kalau lebih di Telaah lagi , itu kelakuan " Ngerakeun" dan cendrung Tuturut Munding (Melakukan pekerjaan meniru gaya Kerbau di Gembalakan).
Gaya tersebut sempat jadi Cibinar "Netter" di seantero Nusantara , apakah CAGUB - CAWAGUB telah Mati Ideu ???, kita patut mempertanyakan hal tersebut,"Bagai mana Nanti Kalau betul-betul Memimpin
????,.
BERDALIH KURANG DANA
Para CAGUB-CAWAGUB sekarang ini , gencar melakukan Manufer "Trik Jual" Issue, issue yang paling Standar dan "MENJUAL" adalah Issue Kemiskinan,Pendidikan Mahal, Issue Bertahan Hidup Warga Masyarakat dengan "Mengais-Ngais Hidup" dan cendrung Ketika mengunjungi Warga di Berbagai Daerah Usungan Kampanye (Walau Belum Waktunya) Menjunjung tinggi Issue Krusial tersebut, dan berkata dengan Enteng "Bahwa mereka tidak Punya Uang", dengan berbagai Trik dan Penyampaian.(Bersambung)  

Senin, 26 November 2012

YAYASAN YATIM PIATU NURUSSALAM: YAYASAN YATIM PIATU NURUSSALAM: SELAMAT DATANG DI ...

YAYASAN YATIM PIATU NURUSSALAM: YAYASAN YATIM PIATU NURUSSALAM: SELAMAT DATANG DI ...: SELAMAT DATANG DI BLOG RESMI YAYASAN YATIM PIATU NURUSSALAM - CIDOLOG - CIAMIS YAYASAN YATIM PIATU NURUS...

YAYASAN NURUSSALAM KARANG JETAK CIPARAY KECAMATAN CIDOLOG BELUM MENERIMA DANA BOS MESKIPUN TELAH MENGAJUKAN KE DINAS PENDIDIKAN KABUPATEN CIAMIS

Ketua Yayasan Nurussalam Ustadz Nandang (Doc:MPP)
Kabupaten Ciamis Media Perjuangan Penghubung:
Yayasan Islam Nurussalam Ciparay Kecamatan Cidolog Kabupaten Ciamis adalah sebuah Yayasan yang Ber-gerak di lingkup Pendidikan yang mengutamakan Pendidikannya Kaum Miskin dan Anak Yatim sampai saat ini belum tersentuh Bantuan Pemerintah Pusat , berupa Bantuan yang akan meringankan Beban Ketua Yayasan.
Salah Sebuah Bangunan Sumbangan  dari Aghniyya (Orang Kaya) yang Perduli terhadap Kegiatan Mulia tersebut(Doc:MPP)
Yayasan tersebut melingkupi berbagai Kriteria Sebuah Yayasan Modern dengan System seadanya dan hanya Memanfaatkan Ke-Budimanan para Agnhniyya (Orang Kaya) dari Berbagai Tempat di Wilayah Jawa Barat pada Umumnya , begitulah MPP merangkum Keterangan dari Berbagai sumber yang Akurat.
Ketika Media Perjuangan Penghubung mengunjungi Yayasan Yatim Piatu Nurussalam itu sedang mengadakan Acara Santunan kepada 150 Orang Yatim Piatu dari berbagai Daerah di Sekitar Kecamatan Cidolog dan  sempat berbincang "sederhana" dengan Ketua Yayasan tersebut yang Terkenal Dengan Nama Ustadz Nandang Nurrussalam dalam Kesempatan Singkat nya menyatakan " Kami kelola Yayasan ini dengan Dana se-adanya dan Al-hamdulillah saat ini telah mempunyai Ruang Kelas Untuk SMP Terbuka Nurrussalam sebanyak 3 Ruangan Kelas hasil dari pada Donasi pihak Kami dengan cara kami yaitu mendatangi Para Agnhniyya di Sekitar Pasar Kota Banjar dan para Agnhniyya dari Wilayah lainnya" Jelasnya.
Yayasan tersebut terletak di Kampung Karangjetak Desa Ciparay Kecamatan Cidolog Kabupaten Ciamis , dengan perjalanan 1,5 Jam menggunakan Sepeda Motor apabila kita menuju ke Kampung dengan Infrastruktur yang Hancur tersebut,( arah dari Kota Kecamatan Cidolog ).
Tidak banyak yang Tahu tentang keberadaan Yayasan Yatim Piatu di Daerah tersebut, namun Yayasan tersebut telah terbukti Berkiprah dengan Nyata merekrut Anak-Anak Yatim/Piatu sebanyak 150-orangan Anak Yatim/Piatu tertampung dan di Sekolahkan dengan Berbagai Kegiatan Pembelajaran dari Mulai PAUD/RA sampai SMP Terbuka dan yang lebih mencengangkan lagi Yayasan Juga membuka Pesantren dengan Kriteria Pesantren Salafiyyah.
Salah satu Kegiatan Unggulan di Yayasan tersebut adalah Yayasan SMP Islam Terpadu Nurussalam yang sampai sa,at ini belum menrima Dana BOS (Bantaun Oprasional Sekolah) yang memang telah di anggarkan kepada Sekolah yang telah terdaftar di Dinas Pendidikan Kabupaten setempat , Kepala Sekolah Siddiq M Kamal S.ag menyampaikan Unek-uneknya " Kami telah mengajukan hal ini (BOS) beberapa kali ke Dinas Pendidikan Kabupaten Ciamis namun kami belum mendapat Realisasi apapun dari Dinas terkait" ungkapnya.
32 (Tiga Puluh Dua Orang) Siswa/i  tertampung sudah saat ini  dengan Tenaga Pendidik Potensial dengan Starata S1 lulusan dari Berbagai Universitas maka Yayasan SMP Terpadu Nurussalam telah lengkap dan siap Mengabdikan diri sesuai Tujuan Pendidikan Nasional.
Ketika Media Perjuangan Penhubung meminta tanggapan  Salah satu Pemerhati Pendidikan Rakyat Asep.M.R menyatakan " Seandanya Pemerintah Pusat dan daerah tidak memperhatikan Hal ini , maka kami nyatakan Bahwa Pemerintah jelas yang harus bertanggung jawab dalam Hal Pembiayaan kegiatan di Yayasan Nurussalam " Katanya.
Di singgung kembali tentang Tujuan Awal berdirinya Yayasan Yatim Piatu tersebut , Ketua Yayayasan menjawab singkat " Mudah-mudahan Anak Yatim Piatu di Daerah kami hidupnya tidak terlunta-lunta , dan Kami bisa lebih mengabdikan diri kepada Titipan Nabi Yullah Muhammad SAW yang menitipkan (Prioritas) kepada Anak Yatim , kaum Papa , dan kaum-kaum yang tidak berdaya lainnya" Pungkasnya.(Rizal)       

Senin, 19 November 2012

HUJAN DERAS , LONGSOR DI RT 29 KECAMATAN SALAWU KABUPATEN TASIKMALAYA

Rumah di Atasnya jelas ter-ancam Oleh Longsor susulan apabila tidak cepat di Antisipasi dan di lakukan tindakan Pencegahan (Doc:MPP)
Lokasi Longsor di Rt.29 Salawu Kabupaten Tasikmalaya (19-11-2012) Kejadian Pukul 18:00 Wib (Doc:MPP)
Kabupaten Tasikmalaya Media Perjuangan Penghubung:
Longsor Terjadi di Rt 29 Desa Salawu Kecamatan Salawu Kabupaten Tasikmalaya Tadi Malam Pukul 18:00 Wib (Selepas Adzan Magrib) ,demikian Keterangan Ali Seorang Korban Longsor yang menimpa Rumahnya yang baru di bangun dan belum selesai , Ali (38) Merasa bingung karena Rumah yang Dia Bangun belum selesai dan Saat ini Longsor itu mengancam Rumahnya tersebut.
Salah Sebuah Rumah di Bawah Ali Rumah "Abah" (65) hampir tertimbun dan Menyebabkan perkiraan Kerugian berjuta-juta Rupiah . Tidak ada Korban Jiwa dalam Bencana tersebut , karena meski Abah sudah Tua Renta namun perkiraannya tepat dan cepat bertindak meninggalkan Rumah Gubuk Panggungnya menuju Rumah tetangganya yang jauh dari Lokasi Longsor.
Kejadian Longsor tersebut , telah di Periksa dan di lakukan Pengamanan Oleh Pemerintah Kecamatan Salawu dengan melibatkan Koramil setempat dan Dinas Intansi terkait untuk meninjau Lokasi Bencana yang perkiraan Mengancam Puluhan Rumah di Pinggir Tanah yang longsor tersebut.
Sekrertaris Kecamatan Salawu   Maman.Paturrachman menyatakan" Tindakan Awal kami sebagai Pemerintahan Kecamatan akan berkoordinasi dulu dengan Pemkab dan Dinas Intansi terkait sebagai upaya pencegahan dan pengamanan" Jelasnya.
Kejadian itu telah di Perkirakan Ali (Pemilik Rumah yang Ter-ancam Longsor Susulan) karena Retak-retak tanah di Sekitar Bangunan Baru Rumah Panggung yang belum selesai ada Suara Retak-Retak seperti suara benda berjatuhan ketika Hujan deras melanda Daerah Kecamatan Salawu dan sekitarnya .
Salah seorang Warga yang ikut menonton "Longsor" menyatakan " Warga memaksa tinggal di Daerah dengan Countoor Tanah labil ini , bukan keinginannya namun Warga tidak berdaya dengan keadaan dan yang di Punyainya (Hartanya) hanya segini " Celotehnya.
Mudah-mudahan Cepat tertangani ,,,!! Pungkas salah seorang Pejabat Muspika Salawu .(Rizal)

Sabtu, 17 November 2012

DANA DAK CARRY OVER SDN TENJOWARINGIN 1 DIDUGA ADA PENYIMPANGAN

Terlihat Jelas tidak ada Konsentrasi Pengerjaan apapun selain Atapnya dari Dana Rp.113.990.000 tersebut.(Doc:MPP)
Kabupaten Tasikmalaya Media Perjuangan Penghubung:
Jelas Papan Konfirmasi (Plastic) terpampang di Dinding Sekolah SDN Tenjowaringin 1 .( Doc:MPP)
Masih di Seputaran Bantaun DAK (Dana Alokasi Khusus) Tahun Angagaran 2011  CARRY OVER ( Dana Angagaran Tahun lalu (2011) di Pakai/Di realisasikan Tahun ini (2012) , salah Sebuah Sekolah yang mendapat Dana DAK itu adalah SDN.Tenjowaringin 1  yang di Kerjakan oleh Sebuah SV/Perusahaan Rekanan "Dinas" itu memperoleh Dana Rp.113.Jutaan dengan Kenyataan di lapangan Dana tersebut di pakai Hanya memperbaiki Dua Ruang Kelas Atapnya saja , kejadian tersebut sangat mencenganngkan Pihak Journalis dan Kelembagaan yang ada di Wilayah Pemkab Tasikmalaya (LSM/Ormas/Wartawan dan Pihak Masyarakat Sekitar Desa dan Kampung di Sekitar Sekolah tersebut berada.
Kepala Desa Tenjowaringin Solihin ketika di Pintai keterangannya menyatakan ketidak tahuannya tentang adanya Bantaun ke Sekolah tersebut " Kami Pihak Lembaga Desa secara tidak langsung tidak mengetahui adanya Pengerjaan Rehab DAK CARRY OVER  tersebut secara Detail hanya saja Pihak Desa di minta membuat data Specifik tentang keberadaan Bangunan SDN Tenjowaringin 1 pada Waktu lalu oleh pihak Sekolah SDN tersebut" Jelasnya.
Dan Media Perjuangan Penghubung -pun sempat mendengar Issue Sumir (samar-samar) tentang Kejelasan Penetapan Bangunan SDN.Tenjowaringin 1 itu yang "Katanya" IMB ( Izin Mendirikan Bangunan) belum di Tempuh secara Benar kepada Pihak-Pihak Lembaga Negara terkait Desa,Kecamatan dan ke-Pihak-Pihak lainnya.
Kepala Sekolah SDN tersebut Dayat.Hidayat tidak ada di Kantor nya ketika MPP akan menanyakan hal tersebut , namun Pihak Pemantau Bangunan Dana Pemerintah Wilayah Kabupaten Tasikmalaya melihat "Nyatanya" Bangunan yang hanya Memperbaiki Atapnya dan di Pasangnya Baja Ringan sebagai ganti Atap Bangunan yang masih Bagus dan Masih layak tersebut.****